Penegakan Hukum Lemah , Hutan Bakau di Barelang Punah Ulah Mafia Arang

Investigasi330 Dilihat
arang yang terbuat dari kayu bakau , dimuat ke kapal untuk diseludupkan. (potretkepri.com)
arang yang terbuat dari kayu bakau , dimuat ke kapal untuk diseludupkan. (potretkepri.com)

BATAM,potretkepri.com-Hutan bakau dikenal mampu menjaga keindahan pantai dari ganasnya hempasan ombak laut dan mampu menjaga terjadinya abrasi pantai.Kendatipun fungsinya begitu besar,tidak mengurungkan niat tangan-tangan jahil untuk memusnahkan keberadaan tumbuhan yang dilindungi itu.

 

Beberapa tahun silam hutan mangrove  disekitar wilayah jembatan 5 dan 6 Barelang terlihat hijau dan terjaga.Berbeda dengan sekarang,hutan mengrove disekitar daerah ini punah dibabat mafia ilegal loging.

 

Munculnya perusahaan-perusahaan yang memproduksi arang yang terbuat dari kayu bakau semakin memperparah kerusakan hutan lindung laut didaerah ini,salah satu pengusahanya bernama Ahui.perusahaan arang bakau milik Ahui dikenal besar,arang bakau yang diproduski perusahaannya itu di ekspor  ke beberapa negara.

 

” kadang arang bakau itu dikirim ke luar negeri menggunakan kapal kayu bermuatan ratusan ton , kadang dimuat kedalam kontener selanjutnya dikirim ke luar negeri” ujar AW warga setempat.

 

Lemahnya pengawasan pemerintah dan lemahnya pengawasan penegak hukum salah satu penyebab punahnya hutan bakau didaerah ini.Bahkan salah seorang pengusaha arang bakau didaerah ini,Ahui bebas merambah hutan bakau, seolah-olah telah ‘membeli hukum ‘.

 

Terbukti, pengusaha arang jembatan enam Barelang itu tidak peduli dengan larangan yang telah diatur didalam Undang-Undang (UU) Repblik Indonesia (RI) nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan.UU Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.UU No 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup dan Peraturan Pemerintah No 28 tahun 1985 tentang perlindungan hutan.

 

” UU dan peraturan pemerintah,seakan-akan tidak berlaku bagi mereka.buktinya pemerintah hanyalah sebagai penonton melihat produksi kayu arang itu di ekspor ke luar negeri “ ucap Aw,sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

 

Langgengnya usaha ekspor kayu arang bakau milik Ahui diduga tidak lepas dari sogokan atau upeti , pelicin yang telah ia anggarkan kepada oknum tertentu.Namun saat dimintai klarifikasi,pengusaha kayu arang bakau ini bungkam dan tidak bersedia memberi jawaban tentang aktivitas perusahaan miliknya yang memproduksi arang bakau ekspor itu.(as)