Bupati Karimun Resmikan Jembatan Tok Kenot di Desa Sungai Asam

Karimun10 Dilihat

Karimun, potretkepri.com – Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah, melaksanakan peresmian Jembatan Tok Kenot yang merupakan jembatan penghubung Desa Tebias menuju Desa Sungai Asam, pada Senin (27/4/2026)

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah memotong pita pada peresmian jembatan Tok Kenot,penghubung Desa Tebias menuju Desa Sungai Asam,pada (27/04/2026).

Kehadiran jembatan ini menjadi akses penting di anatara dua desa ini, di mana masyarakat selama ini bergantung pada akses laut untuk melakukan penyeberangan dalam upaya membawa hasil tangkapan laut maupun hasil pertanian yang mereka miliki.

 

Jembatan Tok Kenot kini sudah difungsikan oleh masyarakat sebagai infrastruktur strategis yang memperlancar mobilitas warga serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah poto bersama pada sela-sela acara peresmian jembatan Tok Kenot,pada tanggal (27/04/2026).

“Hari ini kami meresmikan Jembatan Tok Kenot. Manfaatnya sangat besar, terutama bagi Nelayan maupun petani yang hendak membawa barang dagangannya menuju beberapa wilayah desa lainnya yang ada di Kecamatan Belat dan akses menuju Tanjung Berlian kota maupun Tanjung Balai Karimun,” ungkap Bupati

Bupati Karimun,Ing Iskandarsyah disambut dengan salaman hangat dari warga sekitar pada acara peresmian jembatan Tok Kenot,pada tanggal (27/04/2026).

Manfaat jembatan tersebut telah dirasakan langsung oleh warga setempat, baik itu nelayan, petani maupun siswa-siswi yang bepergian keluar sehari hari nya dalam menunjang perekonomian maupun dalam upaya menuntut ilmu di dunia pendidikan.

Alhamdulillah hadirnya jembatan ini menjadi satu satu nya akses yang memudahkan masyarakat dalam menjalani aktifitas sehari – harinya terutama bagi anak-anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah

“Sebelumnya kami harus menyeberang menggunakan akses laut untuk mengantar anak-anak kesekolah dengan biaya cukup besar, sekarang ada akses jalan lebih efisien melalui jalur darat menuju SMA 1 Belat, SMA, maupun SMK yang ada di Pulau kundur dengan menggunakan kendaraan roda dua hanya membutuhnkan waktu beberapa menit saja untuk sampaikan kesekolah,” ujar kades Tebias Nazaruddin di hadapan media ini.

Ia menilai pembangunan Jembatan Tok Kenot bukan sekadar menghadirkan sarana fisik, tetapi juga menjadi simbol perubahan bagi masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Pulau Belat.

“Pembangunan ini menjadi bukti nyata kemajuan yang dicapai ini semua berkat kerja sama masyarakat dan pemerintah,” pungkasnya.

(A.Yahya)