Pembangunan Jembatan Penyeberangan Riau Bertuah – Puri Rabhayu Milik PU Provinsi Dipertanyakan

Investigasi219 Dilihat
Jembatan penyeberangan perumahan Riau Bertuah ke Puri Rabhayu,Kelurahan Patam Lestari , belum diketahui pembangunan`nya lanjut atau bagaimana. foto (potretkepri.com)
Jembatan penyeberangan perumahan Riau Bertuah ke Puri Rabhayu,Kelurahan Patam Lestari , belum diketahui pembangunan`nya lanjut atau bagaimana.sementara proyek Kementerian  PU pelebaran dan pendalaman alur sungai sedang dikerjakan ditempat yang sama. foto (potretkepri.com)

Batam,potretkepri.com-Pembangunan jembatan penghubung dari perumahan Riau Bertuah ke perumahan Puri Rabhayu dan sekitarnya , Tiban Sekupang menjadi perbincangan , bahkan dipertanyakan masyarakat.Proyek jembatan milik Cipta Karya PU Provinsi Kepri yang dibangun sejak tahun 2015 itu kini kelangsungannya menjadi pertanyaan.

Buruh bangunan yang sebelumnya mengerjakan pembangunan jembatan tersebut mengatakan bahwa mereka hanya mengerjakan dua buah penyangga saja , yang keduanya berada ditepi kanal, sedangkan jembatannya akan dibangun tahun berikutnya .

“ sekarang hanya membangunan tiang saja , jembatan`nya belum. Mungkin anggaran tahun depan (2016-red) “ katanya

Saat ini pelebaran alur sungai yang dikerjakan oleh Kementerian PU sedang berjalan ditempat ini , sedangkan dua buah tiang jembatan tersebut posisinya telah berada ditengah-tengah sungai. Muncul perkiraan , kekuatan tiang jembatan itu sangat diragukan jika`pun nantinya tetap dipergunakan.

“ jika pun nantinya kedua tiang itu tetap saja dipakai , namun kita ragu dengan kekuatan pondasinya .sebab saat ini sedang berlangsung pendalaman dan pelebaran alur sungai “ ujar sumber media ini yang juga berprofesi sebagai kontraktor.

Menurut ,Satker SDA Kota Batam , Bakri , bahwa PU Provinsi Cipta Karya sepanjang yang ia ketahui hanya dipercaya untuk mengerjakan proyek yang kecil saja.Misalnya , untuk lintasan orang , semenisasi , dan jembatan lingkungan pemukiman . “ setahu saya sih Cipta Karya itu hanya memiliki sertifikat mengerjakan yang kecil-kecil saja . Misalnya PL, seperti itulah “ katanya kepada media ini , Selasa (3/5/16).

Meski begitu , mengingat alur sungai yang kini telah dipeluas dan diperdalam membuat dia sedikit ragu dengan kemampuan tiang tersebut yang menurutnya hanya mampu untuk dilewati sepeda motor saja.Meski begitu , ia berkata tidak memiliki wewenang untuk itu , sebab hal seperti tersebut adalah wewenang ahli yang memahaminya.

Ditambahkannya. Proyek pelabaran alur sungai yang kini sedang dikerjakan oleh Kementerian PU tersebut bertujuan untuk mengantisifasi bila nantinya terjadi banjir puluhan tahun mendatang. “ tujuan`nya untuk mengantisifasi banjir puluhan tahun mendatang , makanya dibuat lebar hingga 25-30 meter begitu. Jika hanya lebar 10 atau 15 meter saja ,  jika banjir datang rumah-rumah didaerah sekitar itu disapu semua “ katanya.

Sementara itu. Kepala Dinas PU Provinsi Kepri , tidak memberikan jawaban saat dihubungi lewat pesan singkat. Bahkan dihubungi per telepon ke Handpone-nya yang bersangkutan tetap saja tidak mengangkatnya. (ran)