Dewan Anggap Ancaman Wawako Pecat Kepsek Hanya Lagu Lama

Parlemen225 Dilihat

Batam , potretkepri.com-Ancaman wakil walikota Batam , yang akan memecat Kepala Sekolah (Kepsek) yang menjual buku lembar kerja siswa (LKS)  dianggap hanyalah lagu lama. ” itu lagu lama , iris kuping kalau Amsakar berani ” ujar anggota Komisi IV DPRD Batam ,H Fauzan , kepada awa media.

Anggota DPRD Batam yang membidangi pendidikan itu menegaskan , bahwa diutarakan waklil walikota tersebut hanyalak ancaman semata , yang dipastikan tidak akan ada ketegasan untuk merealisasikannya. ” kita dkung wakil walikota untuk melaksanakan hal itu , memecat kepsek yang menjual LKS. namun pertanyaannya , berani tidak ? ” katanya.

Gertak sambal Amsakat tersebut ditanggapi beberapa anggota DPRD Batam . selain Fauzan , Udin P Sihaloho , berkomentar terkait ini. seperti diberitakan sebelumnya , ucapan wakil walikota Batam , yang mengatakan akan memecata guru dan kepala sekolah yang menjual buku LKS dan buku paket kepada murid mendapat dukungan dari anggota DPRD Batam. Namun Udin P Sihaloho , menantang Amsakar untuk membuktikan ucapan , yakni supaya memecat guru dan kepsek yang menjual LKS disekolah.

” kita saja , berani tidak wakil walikota memecat kepsek yang menjual LKS , kita tunggu pembuktian ucapan itu ” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Batam , Udin Sihaloho kepada awa media.

Menurut polisitisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Batam itu , hampir setiap sekolah di Batam menjual buku lembar kerja siswa (LKS). hal ini sebagai bukti nyata bahwa sekolah tidak menuruti peraturan Kemendikbud yang jelas -jelas melarang sekolah menjual buku lks dan paket.

Tidak main-main , Udin P Sihaloho , meminta supaya setiap sekolah yang menjual buku Lembar Kerja Siswa (LKS) supaya mengembalikan uang pembelian buku tersebut kepada orangtua siswa. (ran)