Pembangunan Ruas Jalan Latim Tugal – Lauru , Nilai Kontrak 2,7 M, Diduga Korupsi

Nasional290 Dilihat

Nias Utara,potretkepri.com-Pembangunan pemeliharaan jalan ruas Lahewa timur,tugala lauru – laowowaga kecamatan Lahewa timur, Kabupeten Nias Utara tahun anggaran 2015 yang bersumber dana DAK dan DAU dengan nilai kontrak Rp.2,730,270,000;termasuk pajak,yang dikerjakan oleh perusahaan PT.BUKIT ZAITUN,masa pelaksanaan 120 hari kalender mulai 27 juli 2015 -29 November 2015 dipertanyakan.

Menurut hasil pantauan media ini mulai dari awal kegiatan sampai dengan turun nya berita ini sangat di ragukan kualitasnya karena mulai pemakaian bahan material di lokasi di duga tidak sesuai dengan standar dan ketebalan aspal tidak merata sepertinya rekanan tidak mau tau yang penting selesai.pada waktunya,namun ternyata tidak terselesaikan sampai bulan January 2016.

Ketika  wartawan detik nasional. com, mengkonfirmasi Febeanus Zalukhu Ketua LSM FOTARAN Nias Utara ia mengatakan, Bahwa sejak awal pihaknya telah menemukan adanya indikasi penyimpangan pada pekerjaan proyek tersebut,atas temuan itu pengurus LSM-FORTARAN menyurati Dinas PU dan PPK serta pengawas proyek,namun tidak ada balasan atas surat yang telah terhitung dua kali dikirim.

Selain telah disurati selama dua kali, LSM-FORTARAN juga melakukan klarifikasi kepada  kepada PPK An Nurchayo ST.meski dijawab dengan jawaban “ia pak” namun tidak pernah ada tindak lanjut dari yang bersangkutan, buktinya saja hingga detik ini pembangunan tersebut hancur.

Awa media detik nasional. com  mengkonfirmasi kepada  masyarakat Desa tugalalauru dan berapa tokoh Lahewa timur mengatakan bahwa proyek.ini sebenarnya Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah Nias Utara melalui Kadis PU karena jalan ini hancur total.Jelas masyarakat kemudian dengan dikerjakan oleh rekanan anggaran yang cukup besar namun ternyata harapan Itu siah siah karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyaraka.dan Hal ini sepertinya dikerjakan asal jadi.dengan kurang puas nya kami sebagai masyarakat sehingga pernah kami menyampaikan keluhan secara sehat kepada DINAS PU dan kepada komisi C DPRD juga sama rekanan, namun sampai saat ini tidak ada hasil.

Setelah dilakukan konfirmasi kepada pengawas dari pihak PU (Direksi an.Anuar Zega), pada hari kamis 28/01/2016.tentang kelanjutan proyek.tersebut sesuai dengan hasil pantauan 27/01/26.bahwa mulai dari awal kegiatan pihak pengawasan mengatakan ini harus dilapis aspal nya dari titik nol..Namun yang dilakukan oleh rekanan hanya menempel yang berlubang lubang saja. Lanjut pengawas Jawab nya ia pak akan kita lihat kelokasi besok kalau seperti itu sudah salah rekanan.

Ketua Febeanus Zalukhu LSM-FORTARAN menambahkan lagi jangan – jangan pihak PU dan rekanan ada Kalingkong.Untuk MARK-Up. harap Febeanus Zalukhu agar dinas PU bertindak kepada rekanan yang bandel. tegas . ( red/n. zg).