Miras Seludupan Dari Batam Ditangkap di Jakarta

Peristiwa210 Dilihat

BATAM,potretkepri.com-Minumas keras (miras) beralkohol tinggi yang diseludupkan dari pelabuhan Beton Sekupang dengan menggunakan sarana pengangkut KM Kelud ditangkap di Jakarta,pada Jumat (26/12/2104) kemarin.

Informasi yang didapat media ini dari sumber terpaca mengatakan, bahwa petugas BC dipelabuhan Tanjung Priok manangkap minuman keras seludupan asal Batam dengan jumlah yang lumayan besar.sedangkan pemilik miras seludupan tersebut dikabarkan terdiri dari beberapa pemain.pemain baru dan pemain lama.

 

“minuman keras (miras) itu,milik inisial Sn , Lmn , Art dan yang lainnya”ujar sumber tersebut.

Menurutnya.aksi penyeludupan minuman keras (miras) melalui pelabuhan Beton Sekupang menuju pelabuhan Belawan dan pelabuhan Tanjung Priok telah berjalan lama,meski sebelumnya pernah berhenti.

 

“awalnya pengiriman miras itu sempat berbenti.namun kembali kambuh dan telah berjalan dengan waktu lumayan lama.jenis minumannya beragam,ada civas regal , gordon blue , martel , red label dan jenis lainnya”ujarnya.

 

Ditambahkannya.pemilik miras seludupan ini bukan hanya orang biasa saja,namun diduga ada beberapa orang oknum aparat.sedangkan miras tersebut sebelum diangkut kedalam kapal terlebih dahulu dikemas rapi bahkan ada yang dimasukan kedalam travel bag,seolah-olah barang penumpang.

 

Selain penyeludupan miras,penyeludupan rokok juga terjadi dari tempat ini.baik itu menuju pelabuhan Belawan maupun menuju pelabuhan Tanjung Priok.

 

Seperti dimuat media sebelumnya.Penyeludupan barang melalui pelabuhan beton Sekupang bukanlah hal yang baru terdengar,bahkan aktivitas ini tengah berjalan sejak puluhan tahun yang silam.

 

Tidak peduli sikon dan tidak peduli orang lain bahkan tidak peduli terhadap keselamatan ribuan penumpang yang turun dari atas kapal dan yang akan naik keatas kapal,aksi penyeludupan berbagai jenis barang melalui pelabuhan ini sukses berjalan.

 

Dari sejumlah sumber yang didapat media ini menunjukkan bahwa penyeludupan barang seperti spare part , barang-barang elektronik dan penyeludupan miras terus berlangsung dan pelaku-pelakunya terdiri dari beberapa orang.tidak hanya warga biasa,tetapi oknum aparat pun diduga sebagai pemilik barang miras tersebut.

 

“miras-miras itu pemiliknya si A dan B dan keduanya diduga aparat yang menerima gaji dari Negara.memang bukan mereka saja pemainnya masih ada yang pemain lain”ujar sumber tersebut sembari menunjukkan oknum yang ia maksud.

 

Ia menambahkan.barang-barang miras itu terlebih dahulu dibungkus dengan rapi hingga kemudian ada yang dimasukkan kedalam travel bag  dengan isi didalamnya 1,5 koli atau sekitar 1,1/2 lusin.Sama halnya dengan spare part, sebelum diangkut keatas kapal terlebih dahulu di packing  dengan menggunakan kardus atau menggunakan plastik.

 

Pantauan media ini dilapangan,pada Selasa (23/12/2014) barang-barang miras itu dipikul oleh sejumlah buruh pelabuhan .mereka berbaur ditengah-tengah padatnya arus penumpang yang naik keatas kapal.Kendatipun buruh pelabuhan itu berpura-pura bahwa barang ia bawa seolah-olah barang penumpang,namun ada saja yang tercium oleh petugas penjaga pintu,namun jumlah yang lolos cenderung lebih banyak.

 

“jika dipintu belakang ketahuan barang yang ia bawa adalah miras,buruh pelabuhan itu akan tetap berusaha menaikkannya melalui pintu tengah atau pintu belakang”katanya.(ran)