Mengaku Memberi Pelicin Kepada Agen Membuat Paspor Terbang

Investigasi257 Dilihat

Batam,potretkepri.com-Wanita paruh baya yang identitasnya sengaja dirahasiakan mengaku beberapa kali melakukan tindakan yang dianggap menyalahi peraturan dengan cara membuat paspor terbang melalui jasa agen.

Kendati hal itu ia ketahui merupakan perbuatan melawan hukum namun ia melakukannya dengan alasan biaya pembuatan paspor terbang relatif murah dibanding dengan biaya kembali ke Indonesia.

” saya berikan 1000 ringgit kepada seorang agen di Malaysia mengaku bisa membuat paspor terbang,sebab jika saya kembali ke Indonesia  biaya 1000 ringgit belum tentu cukup” tutur wanita kelahiran tahun 1988 itu di Nagoya (8/3/16) .

Pembuatan paspor terbang tersebut ia lakukan sebanyak dua kali melalui agen yang sama dan terbongkar disaat ia akam kembali ke Indonesia karena patugas Imigrasi Malaysia sempat menahannya.Meski petugas tersebut melepaskannya setelah ia berkata jujur,namun ia mengaku kecewa terhadap agen yang mengaku bisa membuat paspor terbang tersebut.

“saat saya mau kembali ke Indonesia ditangkap oleh petugas,dari situlah saya baru sadar jika paspor terbang milik saya ternyata palsu,hanya dicop dengan cop palsu seolah-olah saya benar kembali ke Indonesia ” ujarnya.

Dalam perbincangan santai tersebut ia mengatakan hal seperti itu kerap dilakukan oknum-oknum tertentu dan berjalan lancar.Misalnya paspor terbang itu dibawa ke Indonesia dan kemudian di cop di Imigrasi seolah-olah pemilik benaran balik.

” katanya bisa,paspor itu di cop asli.yah pintar-pintar lah kepada patugas Imigrasi dikeberangkatan ” katanya.(as)