Gudang Dibangun Diatas Lahan Peruntukan Jalan Industri

Batam297 Dilihat

Batam,potretkepri.com-Badan Pengusahaan (BP) Batam dulu (Otorita Batam-red) akhir akhir ini menjadi sorotan tajam khususnya tentang pengalokasian lahan yang dinilai tidak transparan.

Disamping itu, dualisme kepemimpinan di Batam yaitu ,BP-Batam dan Pemko Batam membuat bingung para investor untuk berinvestasi,Bahkan akhir-akhir ini banyak aksi demo yang menyuarakan menuntut supaya BP-Batam dibubarkan.

Keinginan masyarakat Kota Batam dalam rangka pengalokasian lahan selama ini tidak transparan dan banyak yang ditutup tutupi,sehingga rasa keadilan tidak dirasakan banyak orang yang mengajukan untuk kepemilikan lahan.

Salah satu lahan yang sudah dialokasikan BP-Batam kepada oknum pengusaha berinisial A adalah jalan industri diantara Kawasan Cammo dan kawasan industri Kara.lahan ini sebelumnya diperuntukkan untuk jalan menjuju kawasan industri Cammo Batam Centre,akan tetapi peruntukannya beralih fungsi,sebagai buktinya kini sedang dibangun gedung.

Hal ini mengundang banyak pertanyaan terkait peralihan lahan tersebut.padahal sebelumnya jalan industri itu sangat dibutuhkan bus karyawan untuk akses keluar masuk kekawasan industri Cammo,dan melihat kedepannya akses kelancaran lalu lintas yang keluar masuk dari kawasan industri tersebut.

Peralihan jalan atau lahan ini diduga sarat kepentingan oknum pengusaha A dengan oknum pejabat BP- Batam .sehingga jalan industri ini dialih fungsikan menjadi gudang.

Terkait dengan ini ketika dikonfirmasi melalui seluler(0811700xxx) Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjadja ,melalui selulernya mengatakan tidak tahu lokasi tersebut,hanya saja menyarankan menemui istono salah satu pejabat di Badan Pengusahaan Batam.

Terkait pengalokasian lahan jalan industri dan pengalifungsiannya ,Istono mengatakan ,peralihan tersebut telah sesuai aturan yang berlaku, sebab lahan itu diperuntukkan untuk industri.”lahan itu dialokasikan sudah sesuai dengan aturan,sebab peruntukannya untuk industri ” katanya.

Melihat portal yang dipasang dijalan itu membuat sejumlah karyawan yang bekerja dikawasan tersebut merasa kesal atas peralih fungsian ini ,kekesalan itu mereka utarakan disebabkan pembangunan gedung yang menutup akses jalan yang selama ini mereka lalui menuju perusahaan tempat mereka bekerja.

“saya kecewa dengan BP-Batam,seharusnya lahan ini tetap jadi jalan industri kenapa jadi berali fungsi jadi gudang ,baiknya Bp batam melihat kedepannya,” ungkapnya dengan kesal sebab jalan industri itu telah diportal dan dipalang oknum pengusaha yang mengalifungsikan jalan industri tersebut.(pantas).