Sampah Tak Diangkut , PKL Ini Mengeluh

Batam216 Dilihat

Batam , potretkepri.com-Pedagang Kali Lima (PKL) di Nagoya Point , mengeluhkan sikap pekerja pengangkut sampah yang tidak mau mengangkut sampah dari tempatnya. Keluhan ini ia utarakan kepada www.potretkepri.com di komplek Nagoya Point, Jum`at (24/3).

Dikatakannya. petugas pengengkut sampah dari ini tergolong sombong , bahkan kepadanya mengutarakan kata-kata yang tidak lucu didengar.

” petugas pengangkut sampah yang sebelumnya dari tempat baik-baik pak , tidak seperti A 36 yang sekerang ini sombong bangat , belagu lagi. katanya biar pun dia tak mengangkat sampah dari sini tetapi dia tetap dapat gaji , gitu katanya ” demikian diutarakan pedagang kaki lima tersebut.

Tidak hanya itu. dituturkannya , pemicu sampah tersebut tidak diangkut adalah menyangkut adanya permintaan “uang ” sebesar Rp.100; per bulan dengan alasan jika sampah miliknya bukanlah sampah keluarga , melainkan sampah kelapa , sehingga ada bayaran selain daripada kutipan rutinitas harian yaitu sebesar Rp.7000 per hari.

” kami sudah bayar untuk biaya pengangkutan sampah dan keamanan Rp.7000 per hari , dengan perkiraan sekitar Rp.200.000; perbulan, tetapi petugas sampah A36 masih meminta kepada kami Rp.100 per bulan , jelaslah kami menolak karena sudah bayar. karena itulah dia tidak mau mengangkat sampah ini ” sambungnya.

Tumpukan sampah ditempat ini sudah mulai menggunung , dengan perhitungan berkisar puluhan keranjang.bau tidak sedap ini membuat lalat beterbangan dengan jumlah yang sangat banyak tidak seperti hari-hari sebelumnya.(as)