Wrachma Rachladi Adji, Minta Warga Sunda Jaga Ciri Khas Budaya Diperantauan

Karimun189 Dilihat

Karimun Potretkepri.com – Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. menghadiri prosesi deklarasi perkumpulan urang sunda (PARAS) 2020-2025 di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun,sabtu (11/01/2020).

Buapati Karimun Rafiq,” berharap agar warga Karimun berbudaya Sunda di perantauan agar menjaga ciri khas budaya daerah.

Dalam kesempatan tersebut pula Rafiq berharap, keberadaan paguyuban itu mampu mengenalkan Paras yang berada di Kabupaten Karimun, dengan adanya perencananan Kampung wisata yang berada di daerah pangke yang dulu dikenal namanya Paya Labu yaitu tempat yang diangap tidak positif sekarang sudah menjadi tempat yang positif, dan nama kampung Paya Labu juga sudah beralih nama menjadi Kampung Suka Maju Desa Pangke Kecamatan Meral Barat,Kabupaten Karimun.

“Lanjut Rafiq Dengan terbentuknya PARAS, kami berharap warga Sunda dapat menunjukan bahwa mereka berada di Karimun akan menjadi percontohan bagi berbagai paguyuban yang lainnya,’’kata dia.

Ia mengingatkan, seluruh warga Sunda yang ada di Kabupaten Karimun tetap menjaga ciri khas budayanya. Contohnya dengan memberikan senyuman terbaik kepada semua orang. “Sehingga yang mengenal PARAS akan terus mengingat warga Sunda yang terkenal dengan santunya (Someah). Hal inilah yang hingga kini menjadi ciri khas budaya orang Sunda,” tuturnya.

Paras ini, selain bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan juga dalam kerangka mengokohkan warga asal Sunda yang saat ini berada di perantauan. ” Saya bersyukur begitu berkumpul, begitu nyambung komunikasi antara keluarga besar Sunda. Mereka bersepakat membentuk sebuah Deklarasi Urang Sunda,” katanya.

Dikesempatan yang sama Dalam proses di perantauan kata Wrachma Rachladi Adji selaku Ketua PARAS, banyak suka serta duka yang dialami warga Sunda di Kabupaten Karimun, Tapi ia meyakini warga Sunda di Karimun lebih banyak mengalami sukanya.

Adji panggilan akrabnya menjelaskan, latar belakang berdirinya PARAS dengan maksud dan tujuan baik, sebagai wadah untuk berkumpul, bercerita, belajar bersama, saling menguatkan sebagai keluarga SUPER (SUnda PERantau) yang ada di daerah berlandaskan 4 Azam ini.

Kehadiran PARAS di Karimun itu sambung Adji akan semakin memperkuat serta memperkokoh Suku Sunda agar semakin dikenal di daerah lain khususnya Karimu Dan Negara Tetangga dengan ada nya kampung wisata yang akan kita bentuk di desa Kampung Suka Maju dengan berbagai macam seni seni budaya dan seni kerajinan tanggan.

Langkah itu juga Kami berharap Pemerintah mendukung dan mendorong agar program yang kita jalankan bisa berjalan dengan lancar,” ujar Adji.

pantauan Potretkepri turut hadir dalam acara deklarasi tersebut diantaranya Imam besar Masjid Agung Karimun Al Ustadz M.H Asrof Saiful Kudus Al Hafidz, anggota DPRD Provinsi Kepri Raja Bahtiar, anggota DPRD Karimun Charli Donna, Ketua LAM Karimun Abu Samah, sejumlah OKP dan Ormas.( Dian B.S )