Batam , potretkepri.com-Persoalan yang terjadi antara taxi berbasis aplikasi dengan taksi konvesional dibawa kedalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) , RDP yang dipimpin
Ketua DPRD Kota Batam ini berkaitan dengan aksi damai driver taxi online didepan kantor Walikota Batam pada (16/1/2017).
Dimana ratusan driver taxi online yang pada demo tersebut menginginkan keadilan dan perlindungan disaat mereka bekerja dan mencari nafkah sebagai driver taxi online di Kota Batam.
Ketua DPRD Batam , Nuryanto SH,MH didampingi anggota Komisi III DPRD Batam Werton Panggabean merespon apa yang menjadi harapan driver online tersebut , dalam RDP ini turut hadir Kepala Dinas Perhubungan KOta Batam , Yusfa Henri.
DPRD KOta Batam mengapresiasi driver online yang telah mwngutarakan keluh kesah mereka tentang apa tengah mereka hadapi di Kota Batam ini.Meski hanya sebatas menampung aspirasi driver online , namun DPRD Batam berjanjin membawa persoalan ini kedalam Forum Pimpinan Kepala Daerah (FKPD) , sebab SKPD belum ada sikap atau memberi keputusan tentang driver taxi berbasis aplikasi tersebut.(amran)






