Polda Kepri Diminta Melakukan Penyelidikan Sektor Parkir,Hanya Tercapai 11 M dari Target 70 Miliar

Hukum, Parlemen, Peristiwa651 Dilihat

Batam,potretkepri.com-Polda Kepulauan Riau diminta melakukan peyelidikan penerimaan dari sektor parkir Kota Batam tahun 2024 yang ternyata hanya terealisasi sebesar Rp11 Miliar dari targer penerimaan Rp70 Miliar.permintaan ini mencuat sejak kemaren malam Senin (30/6/2025) di beragam group medsos yang didalamnya terdiri dari para aktivis dari begaram penjuru tanah air.

Bocornya penerimaan dari pengelolaan sektor parkir ini sekitar selama lima tahun terakhir adalah sebagai dasar dan alasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batam mengusulkan moratorium dan penarikan parkir pinggir jalan dihentikan sementara.

Baca juga : Vibes Cafe @ KTV Penuin Buka Dimasa PPKM Level 4

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Batam pada Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Batam untuk anggaran tahun 2024 yang digelar diruangan sidang utama DPRD Batam di Batam Center,pada Senin (30/6/2025).

Banggar DPRD Batam mengungkapkan,bahwa selama lima tahun ini penerimaan dari sektor parkir terjadi kebocoran dan bahkan tidak pernah mencapai target ,sehingga pendapatan dari sektor parkir dianggap sangat jauh dari potensi yang ada

Baca juga :http://Kasat Pol PP Batam ” Tidak Jujur Atau Dikibuli ” Pengelola Dvibes Cafe @ KTV ?

“moratorium dipandang perlu dan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pengelolaan parkir.perlu system yang baru dan transfaran serta langkah langkah strategis serta memutus hal yang tak sehat pada  system pengelolaan parkir.karena sudah terlalu lama pendapatan dari sektor parkir ini bocor “ ujar Muhammad Musofa dalam persidangan tersebut.

Celakanya,meski dianggap gagal dalam mengelola parkir Kota Batam karena hanya mampu mencapai 11 miliar dari target 70 miliar tahun 2024,namun mantan Kabag Humas Pemko Batam ini masih percaya diri dengan berkata bahwa target penerimaan dari retribusi parkir Kota Batam tahun 2025 naik menjadi 80 miliar.

Mantan Kasatpol PP dan mantan  Kadis Kominfo Batam ini saat dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp menyangkut kegagalannya dalam mengelola parkir tersebut seolah tidak mau pusing dan lebih memilih diam.(as)