Pengusaha Bermental Judi , Kembangkan Bisnis Gelper di Batam

Uncategorized287 Dilihat
Gelanggang permainan disegal tim Bareskrim Polri , beberapa tahun lalu. foto / dok (potretkepri.com)
Gelanggang permainan disegal tim Bareskrim Polri , beberapa tahun lalu. foto / dok (potretkepri.com)

Batam , potretkepri.com-Raja -raja 303 , bermental judi bergerak cepat mengembangkan bisnis gelper di Batam . permainan ketangkasan elektronik yang disingkat (gelper) itu , kini tumbuh subur bagaikan jamur dimusim hujan, setelah beberapa bulan terakhir ini tututp secara total karena dirazia polisi.

Tidak tanggung-tanggung , untuk kali ini jumlah gelanggang permainan yang akan beroperasi akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Meski belum satu bulan setelah beroperasi kembali ,namun diperkirakan jumlah lokasi gelanggang permainan (gelper) yang telah beroperasi jauh lebih banyak dibanding sebelum-sebelumnya . itu menandakan Kota Batam yang dijuluki dengan Kota Madani ini tengah dilanda perjudian ala ketangkasan elektronik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun , gelanggang permainan yang dikelola inisial Tt mencapai puluhan titik , sama halanya dengan gelanggang permianan yang dikelola grup Alg juga sekitar puluhan titik yang tersebar diberbagai daerah. Yaitu , di daerah Nagoya , Nagoya New Town , Jodoh , Batu Ampar Harbour Bay ,Windsor , Sei Harapan , Tembesi dan Batu Aji , Dapur 12 , Sagulung.

Tidak hanya Tt dan grup Alg yang mengelola judi gelper di Batam , namun masih banyak pengelola gelper lainnya yang memiliki lokasi 1 dan 2 titit per orang.Hebatnya , pengusaha ternama sekelas pemilik hotel berbintang , penyeludup kakap , ada yang ikut mengelola gelper.

Kapolda Kepri , Brigjen Sambudi Gusdian , terkait keberadaan gelper ini belum memberikan jawaban.Bahkan pesan singkat sms yang dikirim media ini belum jawaban`nya. Meski sering ditutup karena dirazia polisi , namun bisnis ini selalu buka kembali entah apa yang membuatnya.

Memang tidak heran lagi melihat gelper yang selalu buka dan tutup karena dirazia , karena persoalan gelper bukan lagi hal yang baru di

Batam . Jagankan polresta Barelang dan Polda Kepri , Tim dari Bareskrim Polri , beberapa tahun yang lalu pernah menutup seluruh gelanggang permainan yang ada di Kota Batam dan yang beroperasi diwiayah provinsi Kepri. (amr)