Diskotik Rawan Narkoba,Gubernur Minta Polisi Bertindak

Entertainment225 Dilihat

BATAM,potretkepri.com-Gubernur Kepulauan Riau,(Kepri) HM Sani,berkata tegas agar polisi menindak dan memutus peredaran narkoba diprovinsi dan Batam yang tergolong rawan,apalagi didalam hiburan malam seperti diskotik.” narkoba? itu tugas polisi yang memberantas ” ujar Sani dilantai III Planet Holiday Hotel,usai menghadiri acara berbuka puasa bersama Kadin Kepri dengan 1000 anak yatim.

 

Sani mengatakan,setiap pelanggaran hiburan malam,baik pelanggaran jam buka-tutup hiburan,harus diberi sanksi tegas,apalagi peredaran narkoba tentu tidak bisa ditolelir dan biarkan.” ini bulan Ramadhan,seharusnya tidak ada yang namanya narkoba.harusnya polisi bertindak , itu tugas polisi dan prinsifnya kita tidak membiarkan itu “ucapnya sambil berjalan.

 

Sebelumnya dimuat media ini peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang pisikotropika didalam diskotik diyakini sangat tinggi,mengingat di Kota Batam berdiri beberapa bagunan diskotik super megah bahkan ada yang mirip dengan kapal pesiar .Peredaran narkoba didalam diskotik supaya berjalan lancar tanpa masalah,diduga tidak lepas dari dana pelicin, upeti dan suap setingkat Batam hingga Mabes,terbukti diskotik di Batam jarang dirazia.

 

Tingginya peredaran narkoba di Batam khususnya didalam diskotik membuat Ketua DPD Gerakan Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepri ,Samsul Paloh meminta ,Gubernur Kepri , Walikota investigasi secara langsung supaya melihat fakta seperti apa peredaran narkoba ditempat-tempat hiburan malam.” jangan hanya mengatakan kepri peringkat ke-empat tingginya peredaran narkoba di Indonesia,bisa-bisa makin meningkat dari tahun sebelumnya ” ujar Samsul kepada media ini per telpon.

 

Ia menambahkan,jika polisi dan BNN menggelar razia didalam diskotik agar jangan hanya sebatas menangkap pengunjung yang memakai narkoba saja,tetapi harus turut menangkap pengedar dan bandar narkoba tersebut.” tangkap pengedar dan bandarnya supaya dihukum seberat-beratnya,jangan seolah-olah dilindungi” sambungnya.

 

Hal senada juga dutarakan Sekretaris Majelis Ulama (MUI) Kepulauan Riau (Kepri) Zulkifli,bahkan tidak henti-hentinya bersuara supaya narkoba dan minuman keras diberangus dan jangan sampai dijual didalam diskotik dan hiburan malam.Dan untuk menekan tingginya peredaran narkoba di Kota Batam,ia meminta supaya polisi untuk menggelar razia.(amr)