Bupati Karimun Melepas Ekspor Perdana Bungkil Kelapa dan Air Kelapa Milik PT. Saricotama Indonesia

Karimun351 Dilihat
Bupati Karimun,Aunur Rapiq.foto potretkepri.com (roy)

Karimun Kundur potretkepri.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq melepas ekspor perdana 45 ton bungkil kelapa dan air kelapa milik PT. Saricotama Indonesia yang berada di Kundur Karimun, Rabu (20 /03/2019).

Dalam sambutanya , Bupati Karimun Aunur rafiq , mengatakan sangat mengapresiasi kepada pimpinan PT. Saricotama Indonesia karena telah menciptakan lapangan kerja di Kundur Kabupaten Karimun sehingga Sebagian Masyarakat bisa bekerja .

Mantan Wakil Bupati Karimun ini menambahkan pemerintah daerah akan senantiasa mendorong seluruh perusahaan, baik itu eksportir mau pun perusahaan lain yang mampu mau memajukan perekonomian daerah setempat.Antara lain,untuk para petani pemerintah akan menyediakan bibit yang berkualitas sehinga bisa menghasilkan buah yang bagus nantinya, sementara untuk para pegusaha pemerintah akan memberikan kemudahan semua bentuk perizinan yang dibutuhkan eksportir, ungkap Rafiq.

Pada kesempatan ini, Kepala Karantina Kelas II Tanjungbalai Karimun, Priyadi juga mengatakan bahwa pihak dari karantina pertanian akan membantu melakukan pengawasan dan pengecekan sebelum perusahaan melakukan ekspor, hal ini di lakukan untuk menjamin layak dikonsumsi produk tersebut. Sebab PT Saricotama ini kan memproduksi bungkil dan air kelapa dalam bentuk fresh, jadi kita jamin kesehatan supaya nanti aman kemudian layak dikonsumsi dan standar sampai di negara tujuan.

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) PT. Saricotama Indonesia , Suhermanto saat di temui awa media mengatakan sampai sekarang perusahaan telah memperkerjakan sekitar 350 karyawan dan semuanya telah masuk sebagai anggota BPJS ” untuk pengupahanya kita telah mengikuti UMK yang berlaku di Kabupaten Karimun, kemungkinan kalau perusahan mengalami kemajuan kita perusahaan juga akan melakukan penambahan pekerja lagi” ujarnya.

Hermanto juga menambahkan untuk saat ini PT Saricotama Indonesia sifatnya masih menampung kelapa dari petani dan belum memiliki lahan kelapa inti dan kedepanya perusahaan akan membuat perkebunan kelapa sehinga nantinya bisa memenuhi kebutuhan pasar lebih besar lagi.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Sepulau Kundur, lurah dan Kepala Desa di Kecamatan Kundur,Kepala Beacukai, Kepala syahbandar, Kepala Karantina pertanian dari pihak Kepolisian dan TNI serta para petani dan tokoh masyarakat Kundur. (roy)