Bertabur PSK Asing , Pengawasan Imigrasi Batam Lemah

morenaBatam,potretkepri.com-Meski sorotan terhadap pekerja sek komersial (PSK) asing terus disuarakan praktisi anti trafficking , namun keberadaan PSK di Batam tidak saja terbendung . Bahkan sejumlah tempat hiburan malam menjadi tujuan mereka untuk mencari nafkah.

Sesuai dengan temuan sumber media ini , ada beberapa oknum yang disebut-sebut sebagai mafia yang mengakomodir PSK tersebut di Batam . diantaranya , inisial Pnd , Am , And . dan tempat –tempat hiburan malam yang kerap menjadi tujuan mereka adalah Morena , I Hotel , Formosa , Grand Dragon Pub serta sejumlah hiburan lainnya.

“ PSK asing dipandu mami-nya , mereka ada yang mengakomodir ada bosnya. Mereka itu rata-rata pemain lama . tempat –tempat mereka dibeberapa Pub hiburan mala terkenal di Batam “ ujar sumber ini.

Praktisi anti trafficking mempertanyakan kinerja pihak Imigrasi Batam bidang pengawasan yang dianggap lemah , mengingat wasdakim bertugas untuk mengkoordinir dan melakukan pengawasan serta penidakan keimigrasian terhadap orang asing.

Seperti berita edisi sebelumnya diberitakan , Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anti Trafficking (GAT) Syamsul Rumangkang , menyoroti maraknya praktik perdagangan manusia lintas negara yang melibatkan warga asing di Batam.

Untuk menekan angka ini, ia meminta pemerintah daerah (Pemko Batam ) beserta aparat penegak hukum segera bertindak , sebab jangan sampai Kepulauan Riau (Kepri) khususnya Batam menjadi perhatian dunia karena menjadi daerah tujuan perdagangan manusia lintas negara

” Kepri khususnya Batam , jangan sampai menjadi kota tujuan perdagangan manusia, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harusnya segera melakukan tindakan.ini kejatahan luar biasa ” katanya.

Ditempat terpisah ,anggota Komisi I DPRD Batam , Harmidi Husein , mengatakan , Komisi I DPRD Batam terhitung beberapa kali melakukan sidak terhadap tempat-tempat hiburan malam . Meski diantara hiburan itu ada ditemukan belum lengkap per`ijinan , namun terhadap pelanggaran hiburan yang ditemukan mereka memberikan peringat pertama itu pun berbentuk lisan.

“ ada beberapa kali kita lakukan sidak , jika ada pelanggaran kita tegur lisan , selanjutnya kita serahkan kepada bidang pariwisata . perkembangan lanjutan dari semua itu tidak kita ketahui “ katanya.

Ia pun menyoroti maraknya PSK asing di Batam yang menurutnya masuk ke Batam tidak sesuai dengan peraturan . Misalnya , PSk tersebut masuk ke Batam hanya berbekal paspor kunjungan bukan paspor pekerja. Meski demikian , ia masih ragu , jika PSK asing terebut masuk ke Batam melalui Singapura , justru ia menduga PSK asing itu masuk ke Batam melalui Jakarta.

“ kita masih bingung , PSK asing itu masuknya darimana, apakah dari Singapura langsung ke Batam , atau justru ke Jakarta dulu kemudian ke Batam . namun jika pun diantaranya nantinya ada terjaring razia , paling-paling dipulangkan ke negera asalnya“sambungnya.

Sementara itu. Kepala Imigrasi Kelas I Batam , Teguh Prayitno , memilih untuk tidak mengangkat handpone`nya saat akan dimintai klarifikasi terkait keberadaan PSK asing tersebut.(amr)