
Batam , potretkepri.com- Putra-Putri Hakka diminta supaya memegang teguh 4 pilar kebangsaan dalam berkegiatan , baik itu dibidang usaha maupun dalam ber`organisasi . demikian diutarakan Gubernur Kepulauan Riau (kepri ) Nurdin Basirun , pada saat akan membuka acara konferensi Putra-Putri Hakka Indonesia yang ke-3 yang digelar di Hotel Swissbel Batam , kemarin.
Nurdin mengatakan , untuk memegang teguh empat pilar kebangsaan bukanlah hal yang sulit jika benar-benar telah berniat. “Kita sudah mempunyai landasan berbangsa dan bernegara, hal itu saja yang dihayati dan dilaksanakan oleh Putra-Putri Hakka. Yakni 4 pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinika Tunggal Ika. Empat pilar ini harus dipertahankan dengan cara mengisi peradaban. Tidak sulit sebenarnya kalau memang berniat memegang teguh keempat pilar kebangsaan tadi,” ungkap Nurdin.
Mantan Bupati Karimun menambahkan dan siap menjamin serta siap bekerjasama dengan suku apa`pun untuk memajukan provinsi Kepri , apalagi dengan etnis Tionghoa yang menurutnya dikenal mempunyai etos kerja yang tinggi , jujur dan bekerja keras .
” sebagai pemerintah, harapan saya supaya putra-putri Hakka membantu saya untuk membangun Kepri ini. tanpa adanya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat tentu saja sulit dalam memanfaatkan fotensi didaerah itu dengan baik , ditambah lagi diakhir-akhir ini persaingan yang cukup ketat , tentulah diperlukan kebersamaan tadi ” ucapnya.
Konferensi Putra-Putri Hakka ini dihadiri 35 daerah dari 56 Kabupaten/Kota. dimana saat ini tercatat sekitar 8 juta entis Tionghoa tergabung dalam Hakka.
Wakil Ketua Hakka Pusat, Edi Kusuma mengatakan , Konferensi Putra-Putri Hakka dilaksanakan untuk menjaga kebersamaan dan memberikan kontribusi untuk Hakka dan Indonesia, termasuk untuk daerah dimana ada organisasi Hakka berdiri.
Edi juga menyampaikan beberapa rencana Hakka untuk generasi mudanya, diantaranya akan ada Duta Hakka untuk berkeliling Indonesia melihat potensi ekonomi dan budaya untuk kemudian dijadikan peluang usaha.
“Tidak itu saja, kami juga punya rencana untuk membuka kesempatan kepada Putra-Putri Hakka untuk mengajarkan Bahasa Indonesia kepada anggota Hakka yang belum menguasai Bahasa Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Hakka Provinsi Kepri, Bobby Jayanto mengatakan sangat optimis pada Putra-Putri Hakka untuk memberikan kontribusi bagi Kepri. Menurutnya, hal itu sudah terbukti selama ini, yakni salah satunya terpilihnya Ketua DPRD dari Hakka, yang pertama di Kepri dan juga Indonesia.
“Apalagi kalau kebersamaan makin diperkuat. Saya yakin kita semakin bisa memajukan daerah di mana kita berada,” tegasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Hakka Pusat Edi Kusuma, Pembina Hakka Provinsi Kepri Abidin Hasibuan, Ketua Hakka Kepri Bobby Jayanto, Ketua Hakka Batam Hox Sin, dan Danlantamal. (as / hms ).






