Kades Gemuruh Berhasil Ungguli Para Peserta Dalam Seleksi Paralegal Justice Award 2024 dan Melaju ke Tingkat Nasional

Karimun377 Dilihat

Kundur, potretkepri.com – Kepala Desa Gemuruh Ari Supriadi Nurfaizal mewakili Kabupaten Karimun dalam mengikuti Seleksi Justice Award 2024 yang kini sudah sampai pada tahap seleksi nasional.

“Paralegal Justice Award 2024 ini merupakan anugerah atau penghargaan yang dilaksanakan Kementerian Hukum dan HAM, bagi para Kepala Desa dan Lurah yang dianggap memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah non ligitasi atau diluar pengadilan. ungkap Kades Gemuruh Ari Supriadi Nurfaizal pada, Senin (27/5/2024)

Selain itu kata Ari Supriadi hanya saya utusan satu-satunya dari Kabupaten Karimun setelah mengikuti seleksi dan mendaftar secara online.

Kemudian dari pada itu kata Ari Supriadi Nurfaizal setelah di lakukan seleksi di tingkat Provinsi Kepri serta berhasil lolos dan akan di lanjutkan ketinggkat nasional untuk mendapatkan penghargaan dalam ajang bergengsi tersebut. ujarnya

Pada pelaksanaan seleksi di Provinsi Kepri, terpilih empat orang yang dinilai memiliki kemampuan sangat baik, untuk melanjutkan tahapan di tingkat nasional, termasuk salah satunya adalah Kades Gemuruh Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun, Ari Supriadi Nurfaizal, bersama tiga orang lainnya yang berasal dari Kabupaten Lingga, Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

Selanjunta di tingkat Provinsi Kepri alhamdulillah saya lolos empat besar, dan berhak mengikuti tahapan berikutnya ke tingkat nasional bersama 300 peserta lain se- Indonesia,” terang Ari Supriadi Nurfaizal

Dalam mengikuti tahapan ditingkat nasional, dia pun akan berangkat ke Jakarta pada 28 Mei 2024 ini untuk menjalani beberapa tahapan lagi hingga 1 Juni 2024 mendatang, yang disejalankan dengan beberapa agenda lainnya dari Kemen kumham.

“Akan dipilih 10 orang terbaik hasil seleksi dari 300 peserta yang merupakan para Kades dan Lurah se Indonesia. Puncaknya akan diadakan upacara bendera sempena Hari Kesaktian Pancasila yang dihadiri Bapak Presiden RI, Joko Widodo, untuk penyerahan penghargaan Paralegal Justice Award 2024,”imbunhnya

Ari Supriadi Nurfaizal mengaku tidak menyangka akan lolos sampai tingkat nasional, padahal menurutnya tidak ada persiapan khusus dalam mengikuti seleksi dari Kemenkumham tersebut, hingga mampu mengikuti seleksi ditingkat nasional.

Menurutnya, para peserta yang mengikuti seleksi tersebut memang dikhususkan bagi semua Kepala Desa dan Lurah se Indonesia, yang dianggap berhasil menyelesaikan permasalahan warganya diluar dari pengadilan.

“Termasuk juga inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Kepala Desa dan Lurah, dalam membantu masyarakat yang tersandung hukum, ini menjadi salah satu poin penilaian,” ungkapnya.

Berhasil sampai tingkat nasional untuk mengikuti seleksi pada tahapan akhir, Ari Supriadi Nurfaizal mengaku hal itu tentunya jadi motivasi bagi dirinya, untuk dapat terus membantu warganya dalam menyelesaikan permasalaan masyarakat di desa.

“Tahapan seleksi ini juga diselipkan kegiatan materi dari Mahkamah Agung. Agar Kita juga lebih memahami bagaimana penyelsaian masalah non ligitasi. Jadi kalau soal persiapan hingga bisa sampai tahap ini, memang tidak ada persiapan dan apa adanya saja,” sebut Ari Supriadi Nurfaizal.

Karena menurutnya, apa yang telah dilakukan di Desa Gemuruh untuk masyarakatnya, memang semua permasalahan yang dilakukan terdokumentasikan dengan baik, dan telah di inventarisasi sejak menjabat sebagai Kepala Desa Gemuruh pada tahun 2022.lalu

“Permasalahan warga memang kita selesaikan dengan baik, sehingga tidak jadi untuk diteruskan ke meja hijau atau pengadilan. Jadi sudah banyak lah yang kita selesaikan. Tentunya didukung juga dengan inovasi-inovasi yang terus dilakukan, untuk bisa menyelesaikan permasalahan warga,”katanya lagi.

Ari Supriadi Nurfaizal mencontohkan, salah satu yang terbaru dan telah diresmikan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq baru-baru ini adalah, Desa Digital. Yang menyediakan layanan bagi masyarakat secara digital berbasis aplikasi.

“Disitu ada fitur pemberitahuan, jadi masyarakat”(*)