Pengelolaan SPAM Tak Beres dan Sering Mati di Berbagai Tempat

Peristiwa352 Dilihat

Batam,potretkepri.com-Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Batam terus menjadi sorotan,apalagi sejak dikelola oleh PT.Moya Indonesia aliran air bersih diberbagai wilayah di Kota Batam sering mati tidak mengalir sama sekali.

Bahkan kasus terbaru adalah dua bulan silam yaitu pada tanggal  (7/11/2022) ratusan warga Tanjunguncang berdemo kekantor BP Batam di Batam Center karena berhari-hari air bersih tidak mengalir ditempat pemukiman yang mereka diami.

Tidak hanya di Tanjunguncang saja,bahkan di perumahan Airis Tiban Permai pun sudah menjadi langganan air bersih mati hampir tiap hari.Namun yang paling parah terjadi di awal Tahun 2023 ini yang dapat dipastikan hanya mengalir sebentar pada jam tertentu saja.Bahkan di hari ini Rabu Tanggal (4/1/2023) dari pagi dini hari hingga sore hari berita ini diunggah air bersih yang kelola PT.Moya Indonesia tersebut toh juga belum mengalir atau dalam kondisi mati total.

Kepala BP Batam HM Rudi dihubungi media ini tadi pagi (4/1/2023) sekira pukul 08-30 Wib meminta tanggapan terkait matinya air bersih di perumahan ini,namun orang nomor satu di Kota Batam yang bergelar SE.MM tersebut sama sekali tidak membalas pesan WhatsApp yang dikirimkan media ini.

Matinya lampu PLN pada tanggal 1 januari 2023 dan tanggal 2 Januari 2023 menjadi alasan yang katanya untuk saat ini seluruh area dalam proses normalisasi aliran .

Sebagaimana disampaikan oleh  Kabiro Humas,Promosi,dan Protokol BP Batam,Ariastuty Sirait,yang mengirimkan pesan WhatsApp kepada media ini dengan berisikan bunyi seperti dibawah ini:

“Perum Airis tiban beberapa hari ini aliran suplainya masih terganggu akibat dari dampak PLN mati pada tanggal 1 januari 2023, dan mati kembali di hari selasa, 2 januari 2023 jam 13.21 WIB.

Saat ini seluruh area dalam proses normalisasi aliran.

Saat ini area tiban Airis ini di didistribusikan dari WTP Ladi dan Harapan yang sampai dengan hari ini level tangki masih di bawah tekanan minimal terutama di jam puncak karena proses normalisasi membutuhkan waktu.

Namun di malam hari untuk tiban airis di pastikan sudah mengalir (+- diatas jam 9 malam).

TIm suplai sampai hari ini masih terus memantau suplai ke area tiban dan sekitarnya terutama yg elevasinya cukup tinggi.

Demikian penjelasan kami bu”.(as)