Koimis II DPR Tetapkan 7 Orang Anggota KPU Periode 2022-2027

Nasional273 Dilihat

Jakarta,potretkepri.com-Komisi II DPR menetapkan 7 anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpilih periode 2022-2027 melalui voting atau pemungutan suara.

Tujuh anggota KPU tersebut terpilih setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari 14 calon.

Selanjutnya Komisi II DPR melakukan musyawarah dan mufakat dalam rapat tertutup selama 1,5 jam untuk memilih 7 calon yang akan ditetapkan sebagai anggota KPU.

Penetapan 7 calon anggota KPU tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia.

“Akhirnya setelah kita melakukan simulasi berbagai hal, kita putuskan, tetapkan urutan,” ujarnya.

Nama-nama komisioner terpilih tersebut selanjutnya akan dibawa ke sidang paripurna untuk ditetapkan. Kemudian dikirim ke Presiden Joko Widodo untuk dilantik.

1. Betty Epsilon Idroos

Betty Epsilon Idroos merupakan Ketua KPU DKI Jakarta dari 2018 sampai sekarang. Perempuan kelahiran Medan, 22 Maret 1979 ini menamatkan S2 Ilmu Politik di Universitas Indonesia.

Ia tercatat aktif di sejumlah organisasi. Pernah menjadi Ketua Umum Korps HMI-Wati (KOHATI) PB HMI periode 2006-2008 dan Kongres Wanita Indonesia.

Betty sempat menjadi asisten peneliti di LP3ES dan terlibat di perkumpulan Demos dan UNFREL. Ia juga pernah menjadi salah satu punggawa Voter Education Program, program edukasi untuk mahasiswa dalam menghadapi Pemilu 2004.

Di sela studi S-2, Betty juga bergabung menjadi asisten peneliti pada LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi Sosial) di tahun 2006.

2. Hasyim Asy’ari
Hasyim Asy’ari merupakan anggota KPU periode 2017-2022. Pria kelahiran Pati, 3 Maret 1973 ini merupakan dosen Hukum Tata Negara Undip Semarang.
Hasyim merupakan alumnus Hukum Tata Negara Unsoed pada 1998, Program Pascasarjana Ilmu Politik UGM, dan Doktor Sosial Politik University of Malaya pada 2013.

Ia pernah menjadi anggota KPU Provinsi Jawa Tengah periode 2003-2008 dan anggota KPU RI pergantian antarwaktu sejak 2016-2017.

Hasyim tercatat pernah aktif dalam kegiatan kepemiluan. Pernah menjabat Sekretaris Presidium Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 1999.

3. Mochammad Afifudin
Mochammad Afifudin merupakan Anggota Bawaslu periode 2017-2022. Pria kelahiran Sidoarjo, 1 Februari 1980 ini mengenyam pendidikan S2 Komunikasi Politik di Universitas Indonesia.

Afifudin pernah menjadi dosen di FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Berkecimpung di dunia kepemiluan melalui LSM Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR).

4. Parsadaan Harahap
Parsadaan Harahap merupakan Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu dua periode, 2012-2017 dan 2017-2022. Sebelumnya ia menjabat sebagai anggota KPU Provinsi Bengkulu dua periode, yakni 2003-2008 dan 2008-2012.

Lulusan S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu ini tercatat aktif di organisasi dan pernah menjabat sebagai Wakil Sekjen PB HMI 1999-2001. Ia juga pernah menjadi pengurus Pusat KNPI tahun 2008-2011.

5. Yulianto Sudrajat
Yulianto Sudrajat merupakan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah periode 2018-2023. Pria kelahiran Sukoharjo, 9 Juli 1973 ini merupakan alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Ia juga sempat menjabat sebagai anggota KPU Kabupaten Sukoharjo dan mengenyam Program Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

6. Idham Holik
Idham Holik merupakan Anggota Tim Pemeriksa Daerah Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu pada Provinsi di Indonesia 2021-2022. Doktor Ilmu Komunikasi FISIP UI ini pernah menjabat anggota KPU Kabupaten Bekasi dan Ketua KPU Kabupaten Bekasi serta anggota KPU Provinsi Jawa Barat.

Idham juga aktif dalam organisasi saat masih menjadi mahasiswa. Ia pernah menjabat sebagai Pengurus Besar HMI, Pengurus HMI Cabang Karawang-Bekasi, dan Presiden Mahasiswa Unisma Bekasi.

Dalam pengalaman kepemiluan, Idham pernah menjabat Koordinator Relawan UNFREL dan Jaringan Peguruan Tinggi Pemantau Pemilu (JPTPP) untuk wilayah Bekasi, Provinsi Jawa Barat dalam Pemilu 1999.

7. August Mellaz
August Mellaz saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi pernah mengenyam pendidikan strata satu (S-1) Sarjana Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur.

Ia juga menjadi anggota Tim Kajian Penataan Sistem Politik dan Sistem Pemilu Indonesia Dewan Pertimbangan Presiden 2021 dan banyak membantu pemerintah, KPU, dan DKPP untuk melakukan kajian dan penelitian terkait isu-isu kepemiluan.

August pernah didaulat sebagai Tim Seleksi Anggota Bawaslu provinsi DKI Jakarta pada 2012. Pria yang pernah tinggal di Berlin, Jerman ini juga aktif menulis bab-bab kepemiluan dalam buku-buku terbitan Bawaslu RI. (*)