Karimun, potretkepri.Com – Untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut khususnya kapal penumpang, Satresnarkoba Polres Karimun bersama dinas terkait BNN Karimun dan Syabandar melaksanakan pemeriksaan air liur nakhoda dan anak buah kapal (ABK) di pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun pada Rabu (25/ 12 /12).
Kegiatan ini bagian dalam rangka Ops Lilin Seligi 2019 , dipimpin Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendara Arga Prayana S.ik.
Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Arga Prayana S.ik mengatakan, kegiatan pemeriksaan air liur nakhoda dan ABK kapal adalah salah satu bagian dari Ops Lilin Seligi 2019.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah nakhoda maupun ABK Kapal tidak dalam terpengaruh narkoba maupun mikol (minuman beralkohol) pada saat bekerja.
“Kegiatan ini kita lakukan, demi keselamatan penumpang yang menggunakan angkutan laut, apabila nakhoda dan ABK kapal lagi keadaan terpengaruh narkoba dan minuman beralkohol (Mikol), tentu dapat membahayakan keselamatan penumpang ,”ujarnya.
Pada kegiatan ini, pihaknya menurunkan 11 personil dari Satresnarkoba Polres Karimun, Dua personil Polsek KKP, Tiga Urkes, Empat personil BNN Karimun dan Dua personil Syabandar.
Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan di ruang VVIP pelabuhan dan di ruangan BUP pelabuhan domestik Karimun.
Dia menjelaskan, adapun nakhoda dan ABK kapal yang diperiksa pada kegiatan tersebut berjumlah 21 orang, diantaranya: kapal Miko Natalia Tiga orang, Dumai Exspres Enam orang, Oceana Enam orang, Batam Jet Empat orang dan SB Indar jaya Dua orang.
Selain melaksanakan pemeriksaan air liur nakhoda dan ABK kapal di pelabuhan domestik, ia mengaku, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda dan ABK di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam berjumlah 16 orang.
Diantaranya: Kapal Asia Line Dua orang, SB Bintang Riski 98 Dua orang, Satria Enam orang, SB Terando Dua orang, SB Solop Dua orang dan SB Mutiara Terra Dua orang.
“Hasil keseluruhan pemeriksaan air liur yang kita lakukan terhadap nakhoda dan ABK kapal di pelabuhan domestik Karimun dan Sri Tanjung Gelam, tidak ditemukan tanda-tanda nakhoda dan ABK Kapal yang positif menggunakan narkoba dan terpengaruh minuman beralkohol,”pungkasnya( Dian B.S )






