India , potretkepri.com- Pakar hewan liar , Ruchi Dave , mengatakan kepada BBC , untuk mencari tahu berapa ekor dan Singa mana saja pelaku yang memangsa tiga orang manusia dalam enam bulan terakhir ini dilakukan uji kotoran singa. Satu orang manusia korban pemangsa`an siang itu , seorang anak dibawah umur ber`usia 14 tahun , saat tertidur didepan teras rumahnya tiba-tiba langsung dimangsa singa itu.
Setelah uji kotoran itu dilakukan terhadap 14 ekor singa yang sempat dijadikan sebagai terdakwa , tiga ekor diantara`nya terbukti bersalah sebagai pemangsa ketiga siang tersebut dan diganjar hukuman penjara seumur hidup , sedangkan sianga lainnya dilepaskan kembali ke alam bebas.
Ia mengatakan , berdasar penelitian yang dilakukan para petugas , menyimpulkan singa pemangsa manusi berperilaku agresif saat melihat manusia . ” hasil penelitian yang dilakukan , singa yang pemangsa manusia itu berperilaku agresif ketika melihat manusia ” ucapnya.
Sebagaimana dilaporkan stasion TV Al Arabya , dari antara siga tersebut , singa jantan adalah pelaku yang pertama kali memangsa manusia , sedangkan dua ekor singa betina itu ikut memakan daging manusia tersebut.Kepala Konservasi Taman Nasional Gujarat, A.P Singh, berkata hukuman penjara seumur terhadap ketiga singa itu adalah yang terbaik untuk semua pihak .
Pada tahun 2013 silam , Mahkamah Agung mengeluarkan perintah untuk negara bagian Gujarat supaya mengurangi pupulasi singa dan harimau di Taman Nasional Gir . Ditambah lagi lahan yang semakin berkurang yang berdampak pada berkurangnya makanan , maka jika populasi siang dan harimau tidak dikurangi kwatir terjadi konfik antara singa dengan manusia. (red)






