Batam,potretkepri.com-Penumpang KM Kelud keberatan adanya aksi kutipan uang tilam Rp.20 ribu yang dilakukan sejumlah oknum didalam KM Kelud kepada penumpang inisial HS asal Batam tujuan Belawan.”saya diminta uang tilam Rp.20 ribu rupiah, karena saya keberatan dia berkata kutipan itu atas perintah orang kapal ” ujar HS kepada media ini.
Tindakan ilegal penjualan tilam kapal K Kelud kepada penumpang non seat yang seharusnya dipakai penumpang yang memiliki seat bukan lagi baru,tetapi telah berlangsung bertahun-tahun lamanya.Sayangnya pihak kapal seakan-akan tutup mata dan membiarkan aksi ilegal itu terjadi secara terus menerus tanpa menindak pelaku-palaku kejatahan tersebut.
Minimnya kepedulian kru kapal KM Kelud terhadap penjualan tilam diatas kapal yang nyata-nyata merugikan penumpang disinyalir adanya hubungan kongkalikong antara keduanya,yakni abk dan mafia penjual tilam tersebut,sehingga aksi ilegal itu berlanjut dari tahun ke tahun.
Tidak hanya tilam yang diperjual belikan,akan tetapi lorong-lorong didalam kapal turut dibisniskan dijual kepada penumpang yang tidak memiliki tempat tidur non seat.sayangnya penumpang non seat`pun dengan terpaksa rela memberikan uang sesuai permintaan orang yang menjual tempat tersebut.”katanya mereka yang punya,yah terpaksa kita kasih dengan terpaksa daripada ribut “.ujar penumpang lainnya.
Informasi yang dihimpun,yang melakukan penjualan tilam didalam kapal kepada penumpang yang akan berangkat dilakukan sejumlah pihak,bahkan penjualan asonganpun ikut bermain.(hen)






