Terdakwa Judi Online Beromzet Rp.20 Miliar Perbulan Ikuti Sidang Tanpa PH

Hukum271 Dilihat
SIDANG-Frangky terdakwa judi online w88 , ikuti sidang di PN Batam dengan agenda pemeriksaan saksi . pada Selasa (24/1/2016). foto (potretkepri.com)
SIDANG-Frangky terdakwa judi online w88 , ikuti sidang di PN Batam dengan agenda pemeriksaan saksi . pada Selasa (24/1/2016). foto (potretkepri.com)

Batam , potretkepri.com-Terdakwa judi online W88 beromzet Rp.20 miliar per bulan , Frangky ,(24/1/2016)  hadir di Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk mengikuti sidang tanpa didampingi Penasehat Hukum (PH).

Meski tidak didampingi Penasehat Hukum (PH) , terdakwa judi online beromzet puluhan miliar per bulan ini terlihat santai-santai saja walau ia tinggal menunggu vonis yang akan dijatuhkan Hakim kepadanya.

Sidang kali ini ber agendakan pemeriksaan saksi sebanyak 3 orang dari bank BCA ,di Ketua`i ( Wakil Ketua PN Batam ) bersama dengan dua orang anggota yaitu Redite Ika Septina dan Yona Lamerosa Ketaren. terlihat di atas meja majelis puluhan lembar kartu ATM dan puluhan biji buku tabungan.

Jaksa Penuntut Umum , Rumondang Manurung , tidak bersedia menjelaskan identitas terdakwa , sehingga tidak diketahui pasal apa saja yang didakwakan kepada terdakwa. Jaksa yang bertugas di Kejari Batam ini justeru berkata untuk menanyakannya kepada wartawan , meski sidang terdakwa judi online sepi dari pantauan wartawan.

” ini sudah lima kali sidang , dan sidang sudah selesai , tanya saja kepada wartawan itu siapa nama terdakwa ” jawabnya seolah-olah menunjukkan tidak mau ditanyai awa media.

Sementara itu , Frangky terdakwa judi online W88 pada tanggal (18/8/2016) ditangkap oleh Bareskrim Polri di Bukit  Mas Lubuk Baja, Batam, Kepri.

Keterangan yang disampaikan kepolisian kepada awa media bahwa omzet judi online W88 ini mencapai Rp.20 miliar per bulan. Namun pengakuan terdakwa Frengky kepada penyidik , ia hanya bertugas sesuai dengan perintah Manajernya yaitu LY untuk menstranfer uang dari rekening-rekening yang dikuasai oleh Devy pemilik salah satu satu money changer.

Saat penangkapan , polisi berhasil menyita 15 buku tabungan dan 25 kartu ATM. Bahkan sebelumnya , polisi telah menggulung bisnis perjudian yang dilakoni Franky dan LY.(amr)