SMPN 3 Binjai Kutip Uang Daftar Naik Kelas Rp 20 Ribu / Siswa

Pendidikan187 Dilihat

Binjai, Potret Kepri-SMPN 3 Kota Binjai Sumatera Utara (sumut) kutip setiap siswa-siswi Rp20 ribu untuk pendaftaran naik kelas 8 dan 9.

Salah satu beban itu adalah biaya daftar ulang kenaikan kelas dengan dalih pembelian atribut sekolah.

Para siswa-siswi yang naik kelas 8 dan 9 harus daftar ulang. Pendaftaran ulang tersebut dikenakan biaya sebesar Rp 20 ribu/siswa dengan dalih pembelian atribut sekolah. Aturan ini pun membuat sebagian orang tua resah.

Belum lagi termasuk biaya pembelian perlengkapan baju trening untuk murid baru yang mencapai ratusan ribu/siswa.

“Ini kan sekolah negeri, seharusnya dana BOS bisa digunakan untuk biaya atribut itu. Atau ini kebijakan kepala sekolah sendiri. Jangan begitu la, kita sudah susah jangan ditambah susah,” ujar salah satu orang tua siswa yang namanya minta di rahasiakan kepada wartawan Sabtu (16/7/22).

Ia menambahkan, saat proses daftar ulang mereka sudah diarahkan ke sebuah ruang untuk pembayaran daftar ulang naik kelas, namun yang kami dapat adalah sebuah atribut berupa bintang, ujarnya.

Jujur bingung saya, jika hanya kenaikan kelas, kita tetap dimintai uang daftar ulang. Bukankah kita menyekolahkan anak sampai dia tamat kenapa harus membayar uang daftar ulang disetiap kenaikan kelas, sebutnya.

Untuk itu awak Media Potret Kepri menelusuri ke sekolah SMPN 3 Binjai guna konfirmasi terkait adanya pengutipan pada siswa sebesar Rp20 ribu. Namun tidak berhasil ketika di jumpai Kepsek SMPN 3 Binjai berinisial War.

Selanjutnya awak media ini menghubungi Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kota Binjai Yusfik Helmy melalui pesan singkat ke No WA nya terkait adanya pengutipan pada siswa yang naik kelas.

Sekdisdik Kota Binjai menjawab pesan singkat mengatakan bahwa “Disdik.. gak tau menahu ada yg sepert itu” jelasnya. (Ikhsan)