
Batam,potretkepri.com-National Corruption Watch (NCW) mendesak penyidik kejaksaan untuk melakukan penyelidikan terhadap kue kotak yang harganya disebut ratusan juta rupiah per kotak yang disediakan di acara rapat DPRD Batam.
Aktivis anti korupsi Kota Batam ini tercengang begitu mendengar bahwa harga kue kotak tersebut mencapai ratusan juta rupiah,padahal isi didalamnya hanyalah 3-4 potong kue. ” wah,itu kelewatan mahal,apa saja sih isi didalamnya.yang biasa kita lihat didalam kotak itu hanya ada 2-3 biji kue yang rasanya juga pas-pas`an” ujar Mulkansyah.
Ketua NCW Provinsi Kepri ini sependapat dengan pendapat beberapa orang anggota DPRD Batam yang sebelumnya menyoroti mahalnya harga kue kotak tersebut.Mulkan mengatakan,akan melaporkan hal ini kepada kejaksaan supaya secepatnya dilakukan penyelidikan. ” kita akan melaporkannya ke kejaksaan ” ucapnya,Senin (29/2).
Ia menegaskan.meski dirinya tidak memiliki data pembelian komsumsi kue kotak itu,namun ia yakin penyidik dapat menemukannya dengan cara-cara yang telah dipelajari oleh penyidik. ” data berita yang naik dibeberapa media bisa menjadi acuan dasar (sudah dikliping) untuk selanjutnya dikembangkan dan langkah awal yang kita lakukan adalah menggali informasi darimana asal kue itu dipesan ” katanya.
Mulkan menambahkan.jika setiap rapat harga kue kotak itu dihargai ratusan juta rupiah,maka dapat diyakini begitu besarnya APBD yang dikeluarkan untuk sekelas kue kotak tersebut.
” supaya semua terungkap secara terang benderang,sebaiknya dilakukan penyelidikan oleh penyelidik”tutupnya.(red)






