Batam , potretkepri.com-Adanya aduan dari masyarakat serta ada pemberitaan kelangkaan minyak premium di disikapi DPRD Batam hingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan PT. Pertamina MOR I Branch Kepri , pada minggu lalu.
” kami mendengar aduan dari masyarakat serta muncul pemberitaan dimedia tentang kelangkaan BBM premium yang buntutnya masyarakat dengan terpaksa membeli BBM yang
harganya lebih mahal, sehingga kami lakukan RDP untuk meminta keterangan dan penjelasan ” ujar Ketua DPRD Batam , Nuryanto.
Rapat Dengar Pemdapat (RDP) ini dipimpin secara langsung Ketua DPRD Batam SH , MH berlangsung diruangan rapat gedung DPRD Batam , pada minggu lalu.hadir dalam RDP ini
Tumbur M Sihaloho , Bobi Alexander , Ketua Komisi I , Nyangnyang Haris Pratamura serta dari Disperindag Kota Batam.
Sementara , Branch Manager MOR I Kepulauan Riau , Doni Indrawan,berkata jika PT.Pertamina tidak berniat mengurangi BBM premium , sebab pemerintah telah telah memberi
tugas melakukan pengawasan dalam menjual BBM.
Ia juga menegaskan jika untuk wilayah Kepri tidak ada kelangkaan premium juga untuk kota Batam . ” BBM premium untuk Kepri mencapai 433 kiloliter perhari , dan
pengaturan harga serta kuota yang menentukannya adalah Kementerian ESDM, sedangkan kami hanya pendistrubusi saja ” ucapnya.(as)




