Persoalan UWTO Bingungkan Masyarakat Batam

Batam215 Dilihat

Batam , potretkepri.com-Kepala Kantor Pengelolaan Lahan Badan Pengusahaan Batam  ,  Imam Bachroni , mengatakan kota Batam adalah sebuah kota yang termasuk unik dan keunikan yang dimiliki Batam tentu tidak dapat disamakan dengan kota-kota lainnya yang ada di Indonesia.Hal ini ia utarakan disaat menghadiri acara yang diadakan Forum Diskusi Jurnalis yang mengusung tema ” UWTO , Masih perlukah ?” beberapa hari lalu di  Venesia Hotel, Batam Center.

Dalam forum tersebut membahas beberapa hal ,diantaranya daya saing tinggi yang dimiliki Batam , serta Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) masih diperlukan untuk pengembangan Batam , dimana Batam yang dikenal unik dan modern yang tidak sama dengan kota lainnya dan manfaat UWTO akan dirasakan masyarakat.

Selain dihadiri Kepala Kantor Pengelolaan Lahan Badan Pengusahaan Batam , Imam Bachroni , forum diskusi ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan pelaku property Mulia Rindu Purba.

Akhir-akhir ini masalah Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO) menjadi tofik perhatian masyakat, dimana munculnya berbagai statement tentang penghapusan UWTO hingga naiknya tarif UWTO. yang mana sebelumnya Menteri Agraria , Ferry Mursyidan Baldan , mengatakan persoalan yang terjadi di Batam tidak hanya dilevel kewenangan , tetapi juga pungutan dan mengatakan tidak boleh lagi dualisme pungutan.

Dualisme yang dia maksud adalah adanya pungutan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pungutan UWTO.namun , Ferry Mursyidan Baldan , mengatakan UWTO khususnya untuk pendudk dibebaskan dan status lahan menjadi hak milik.

Sementara itu , sekitar April 2016 , Walikota Batam , H Rudi SE , ngotot supaya Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) untuk masyarakat dihapuskan dengan alasan jika masyarakat tetap ditagih UWTO ,selain beban masyarakat dan membuat Batam sudah maju.

Sementara isu terbaru adalah , bahwa tarif UWTO telah naik dan berlaku untuk semua sektor. Berbagai hal ini menimbulkan kebingunan ditengah-tengah masyarakat. Ada beranggapan jika UWTO telah dihapuskan , ada juga berkata jika UWTO telah naik dua kali lipat.(as)