Ojek Online dan Ojek Pangkalan Ribut , DPRD Batam Carikan Solusi

ojek onlineBatam , potretkepri.com-Komisi I DPRD Batam mencarikan solusi untuk mengatasi perseteruan yang terjadi antara ojek online dengan ojek pangkalan . hal itu diutarakan Musofa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar olek Komisi I DPRD Batam , pada (7/6). ” kita akan mencarikan solusi untuk masalah ini ” ujar Musofa dalam RDP tersebut.

Keberadaan ojek online di Kota Batam telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. dimana ojek berbasih aplikasi ini memiliki badan hukum sebagaimana yang tertuang dalam peraturan menteri nomor 26 tahun 2017. ” ojek online sah untuk beroperasi di Batam , sebab mereka memiliki badan hukum ” ujar Kadis Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri.

Dikatakan Yusfa, kenderaan roda emapt maupun roda dua berbasis apliskasi online di Batam yang telah mengantongi persyaratan ada beberapa ,dan diantaranya adalah Gojek , Uber , Grab , Wakjek , Indotiki, sehingga tidak ada alasan untuk melarang untuk beroperasi.

Meski begitu , pihak ojek pangkalan dalam RDP tersebut mengatakan supaya ojek online dihapuaskan di Batam dan dilarang beroperasi.Kedua belah pihak , yaitu ojke online dan ojek langkalan saling menyampaikan pendapatnya untuk persoalan ini, hingga RDP selesai digelar belum didapat keputusan. (as)