Kominfo Batam Samakan Media Terverifikasi di Dewan Pers Maupun Yang Tidak

Batam302 Dilihat

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam,Rudi Panjaitan.foto (dok) potretkepri.com

Batam,potretkepri.com-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam,Rudi Panjaitan terlihat menyama ratakan semua media,khususnya media online ,baik  yang telah ter verifikasi di Dewan Pers ataupun yang tidak sama sekali.

Terbukti, ditahun-tahun sebelumnya Kominfo Batam hanya mengakomodir media yang telah terverifikasi di Dewan Pers, menjadi alasan bagi Humas /Kominfo Batam untuk syarat  jika ingin mengajukan MoU.

Namun setelah Rudi Panjaitan menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam aturan atau syarat tersebut tidak lagi diharuskan.

Hal itu dibuktikan dengan sejumlah media belum ter verifikasi di Dewan Pers MoU dengan Kominfo Batam.

Cara kerja Kepala Dinas Kominfo Batam ini dalam merangkul banyak media patut diacungkan jempol,Sebab tidak membeda-bedakan antara media yang ada termasuk besaran harga MoU juga nyaris disamakan.

Contohnya saja,media yang terverifikasi Administratif dan Faktual di Dewan Pers di bayar sebesar Rp4.000.000 juta perbulan ,sedangkan yang terverifikasi administratif hanya sebesar Rp1.500.000 per bulan,sama halnya dengan media yang tidak terverifikasi juga dibayar dengan angka yang sama.

Namun celakanya cara Kepala Dinas Kominfo Batam dalam merangkul media di Kota Batam ternyata masih bersifat tebang pilih.Sebab sebagian media yang belum ter verifikasi di Dewan Pers penawaran MoU nya ditolak oleh Kominfo Batam meskipun relatif banyak yang diakomodir.

Muncul desas-desus,Kadis Kominfo Batam Rudi Panjaitan akan merangkul banyak media,baik yang sudah terverifikasi di Dewan Pers atau pun yang belum,soal penerapan aturan E-Katalog bukanlah menjadi masalah bagi dia yang terpenting adalah informasi yang dibutuhkan bisa sampai kepada masyarakat. Mengingat Wali  Kota Batam H Rudi akan maju dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Kepri yang tidak lama lagi akan digelar.

Padahal  H Rudi telah sejak lama diterpa isu tidak sedap,dari isu dugaan menggunakan ijazah palsu H Rudi juga  diterpa isu penyeludupan mobil bodong yang kasusnya pernah bergulir di Kejaksaan Negri Batam.

Meski isu tersebut merebak sebegitu kencang ditengah masyarakat sepertinya tidak menjadi penghalang bagi H Rudi dalam “pertarungan”menuju Kepri Satu .

Ambisi Wali Kota Batam untuk bisa menjabat Gubernur Kepri Bukan lagi cerita baru ,sehingga patut diyakini peran Humas/Kominfo dalam merangkul banyak media sangat lah diperlukan.Sebab suara media diyakini mampu  menyebar luaskan informasi hingga pelosok negeri.

Ketika media ini mencoba menanyakan hal-hal dan pertimbangan yang menjadi dasar Kominfo Batam menerafkan hal demikian.

Kepala Dinas Kominfo Kota Batam ini mengatakan,dasar pertimbangan kerjasama dgn media supaya media bisa lebih maju, terberdayakan dengan baik serta tetap menyuarakan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan Negara sesuai dengan kaidah2 yang dimilikinya.(andreas)