Tanjungpinang– Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perdana High Level di ruang rapat Gedung Daerah Kepulauan Riau, Rabu (28/2).
Rakor dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau Dr.H.Nurdin Basirun,S.Sos,M.Si
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dr.H.Tengku Said Arif Fadilah,S.Sos,M.Si yang juga selaku Ketua TPID Provinsi Kepulauan Riau mengatakan rapat High Level Meeting ini digelar untuk megetahui resiko inflasi dan perkembangan ekonomi di Kepulauan Riau,
kondisi pencapaian inflasi di tahun 2017 serta berbagai potensi resiko yang mungkin timbul dalam menekan pergerakan inflasi. Selain itu, kegiatan high level meeting ini juga bertujuan untuk mengkoordinasikan rencana program kerja pengendalian inflasi tahun 2018
Dalam pemaparannya Ketua Bank Indonesia perwakilan provinsi kepulauan riau, Gusti Rizal, inflasi Kepulauan Riau pada tahun 2017 terkendali,capaian infalsi sebesar 4,02% (yoy) terkendalinya inflasi di Kepri ditopang oleh realisasi komoditi inti dan value food.
Gusti rizal juga menyampaikan hasil capacity building Tim Inflasi Daerah Se Wilayah Kepulauan Riau pada desember lalu yaitu diantaranya membuat capacity building mengenai logistik seperti logistik pangan menjadi pusat distribusi serta mendorong kerjasama antar daerah dengan menjalankan MoU yang telah disepakati antar daerah tersebut.
Bank Indonesia mengusulkan agar daerah daerah di wilayah kepulauan riau untuk mengembamgkan potensi pangan pada daerahnya masing masing untuk mengendalikan inflasi dan kebutuhan komsumtif masyarakat.
Dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs.Riono,M.Si menjelaskan inflasi kota tanjungpinang pada bulan januari 0,18% dibawah inflasi Provinsi yang sebesar 0,88%
Meskipun inflasi Tanjungpinang berada dibawah inflasi Provinsi, Riono akan terus melakukan pengawasan dan mempertahankan infalsi dengan melakukan inovasi inovasi menekan laju seperti sidak pasar dan selalu melakukan pengecekan stok ketersedian bahan pangan dan menjalin komunikasi antar pedagang.
Pada kesempatan ini juga masing masing ketua Pengendalian Inflasi Daerah kabupaten dan Kota Yang ada di Provinsi Kepulauan Riau juga turut menyampaikan infalsi di daerahnya masing masing.(amr/hms)






