
Batam,potretkepri.com-Ratusan orang dari berbagai element menggeruduk Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam,Rabu (24/2) sekira pukul 9 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Aksi demo kali ini menyuarakan supaya Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengaudit peralihan fungsi lahan hutan lindung di Batam yang diduga jatuh ketangan-tangan sepekulan lahan.
Massa juga menyayangkan kebijakan Ketua BP-Batam Mustofa Widjaja dalam pengalokasian lahan yang dianggap berpihak kepada pengusahanakal,permintaan ini tertulis diberbagai spanduk yang diusung oleh pendemo.
Ada beberapa point yang menjadi tuntutan pendemo.diantaranya, pengusutan lahan alih fungsi hutan lindung dan memperjuangkan pemukiman warga Baloi Kolam yang menurut pendemo telah dijadikan sebagai tempat latihan militer.
Suara lantang dari pendemo terus terlontar dan meminta supaya Ketua BP- Batam Mustofa Widjaja turun menemui mereka serta mengakomodir permintaan pendemo.Bahkan massa mengancam jika Ketua BP-Batam tidak turun dalam waktu 10 menit,maka massa akan masuk dengan cara paksa menggeruduk kantor BP-Batam serta menyeretnya keluar kehadapan massa.
” kami meminta dengan hormat,supaya Ketua BP-Batam turun menemui kami dan menjelaskan duduk persoalan lahan yang pertanyakan.Jika tidak,dengan sangat terpaksa kami akan menggeruduk dan memaksa masuk menyeret Ketua BP-Batam ” imbuh sang orator.
Dalam aksinya,pendemo ini turut meminta supaya Ratusan personel kepolisian dibantu dengan anggota Direktorat Pengamanan Otorita Batam (Ditpam) bersiagadipintu gerbang kantor BP-Batam untuk tidak menghalang-halangi mereka.(as)






