Batam , potretkepri.com-Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam , menyampaikan tanggapan dan pendapatnya tentang naiknya tarif Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO).
Seperti diutarakan , Idris Sardi , naiknya taruf UWTO tentu saja memberatkan masyarakat Batam , menurutnya dia, tarif UWTO yang dinaikkan harus ada perbedaannya, yaitu untuk UWTO pemukiman digratiskan dan untuk industri dan jasa tarifnya diatur secara proporsional.
Sementara Muhammad Yunus , berpendepat , naiknya tarif UWTO untuk jasa serta industri dianggap terlalu mahal . Ia pun berpendapat solusi yang terbaik adalah supaya ditunda dulu kenaikan tarif UWTO, sementara untuk UWTO perumahan dihapuskan.
Hal serupa pun turut diutarakan Fauzan , keberadaan BP-Batam kala ini menciptakan pemerintahan di Kota Batam tidak dapat menciptakan pembangunan , khususnya infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat . Ia pun menegaskan salah sumber penyebabnya adalah naiknya tarif UWTO , sehingga UWTO seharusnya dihapuskan.(as)






