Beginilah Pelayanan di Kantor Kecamatan Batam Kota

Batam, Seputar Kepri513 Dilihat

Batam,potretkepri.com-Pelayanan publik yang baik sangat dirindukan masyakarat Batam dalam hal untuk memiliki data warga negara Indonesia,pelayanan publik yang baik adalah seharusnya hak murni yang  didapatkan masyarakat tanpa tawar menawar tetapi sepertinya masih  jauh dari harapan.

Misalnya,pelayanan publik dikecamatan Batam Kota dinilai masyarakat sangat lamban dalam hal pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) , kartu keluarga (KK) dan dokumen lainnya.

Kecamatan Batam Kota menerapkan sistim nomor antrian sehingga banyak masyarakat berkeluh kesah saat mereka tidak mendapatkan nomor antrian walau datang pukul 10.00 pagi.sehingga warga yang bersangkutan pulang dan disarankan kembali datang lebih awal (pagi hari).

Salah satu warga menyampaikan kekesalannya ke media ini atas kebijakan di kecamatan tersebut yang mana ia harus kembali besok pagi-nya lagi hanya untuk memasukkan berkas dalam pengurusan kartu keluarga(input anak ke kartu keluarga).Padahal baginya untuk keluar rumah dengan membawa dua orang anak kecil agak rumit ditambah lagi biaya ongkos yang berulang kali dbayar

“saya kecewa pak hanya untuk masukkan berkas saja harus datang lagi besok,belum lagi anak masih kecil kecil,masukkan data saja harus makan waktu 2 hari ini sangat membebani masyarat”ungkapnya

Ibu rumah tangga yang memiliki suami bekerja sebagai cleaning servis di salah satu perusahaan di Batam Centre itu terlihat diruang tunggu kantor kecamatan padahal saat ia menunggu tersebut kantor kecamatan Batam Kota tidaklah dipadati oleh masyarakat sehingga tidak diketahui apa alasan petugas di kecamatan itu menolak berkas masuk disebabkan nomor antri habis.

Saat media ini ingin  konfirmasi kepada Camat Batam Kota,namun si Camat tidak berada dikantor,melalui Sekcam ibu (citra) mengatakan, pelayanan di kecamatan tersebut dalam hal sistem nomor antri adalah kebijakan pak Camat disebab tingginya berkas permohonan masyarakat.

” menganai sistem antri itu kebijakan Camat ” ucapnya.

Citra menambahkan,kecamatan Batam Kota sudah terlalu luas dan penduduknya padat ditambah lagi faktor kekurangan pegawai di tempat tersebut,sehingga berpengaruh pada pelayanan.Dia berharap kedepan`nya wilayah Batam Kota di mekarkan menjadi beberap kecamatan.

“terkait pelayanan kita sudah maksimalkan kalau nomor antrian supaya tertib dan kita berharap pemekaran diwilayah Batam Kota”.tutupnya.(pantas s)