Bandung,potretkepri.com- Asisten Deputi Bidang Peningkatan IPTEK dan IMTAQ pada Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Esa Sukmawijaya mewakili Menpora Imam Nahrawi menghadiri acara Seminar Kepemudaan di Aula Universitas Pasundan, Bandung, Jawa Barat.
Pada acara yang mengambil tema “Tingkatkan Produktifitas Pemuda untuk Indonesia yang Lebih Baik” tersebut, secara global Esa menyampaikan sebagai pemuda jangan pernah minder menghadapi persaingan global menuju Masayrakat Ekonomi Asean (MEA).
“Saya sebelumnya ingin menceritakan beberapa pengalaman saya ketika ke luar negeri seperti di Korea Selatan dan Korea Utara. Saya melihat hampir aemua kehidupan masyarakat di sana termasuk pemuda sangat disiplin dan pekerja keras. Salah satu contohnya dalam berjalan aja mereka sangat cepat, karena bagi mereka waktu sangat berharga untuk menghasilkan sesuatu yang produktif. Nah ini yang belum terjadi di Indonesia,” kata Esa.
Pemuda menurut Esa harus memiliki peran utama dengan cara berpikir cepat, cerdas dan ikhlas. Aktif dalam kegiatan organisasi. Dan peran pendidikan juga sangat penting untuk membentuk pemuda dan pemudi yang berkualitas. “Pemuda harus bisa memberi perubahan yang positif terhadap negara ini. Adik-adik semua jangan lagi menjadi pemuda yang minder, harus terus berprestasi, berinovasi dan berkarakter. Kita dari Kemenpora memiliki banyak program terhadap kepemudaan seperti Pertukaran Pemuda Antar Negara dan yang lainnya. Saya harap mahasiswa dan mahasiswi Unpas bisa bersinergi,” tambahnya.
Sementara Rektor Universitas Pasundan Eddy Yusuf pada sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Asisten Deputi dari Kemenpora Esa Sukamwijaya yang sudah hadir mewakili Menpora pada acara seminar kepemudaan yang diselenggarakan Fakultas Akuntansi Universitas Pasundan ini. Semoga acara ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh mahasiswa.
“Alhamdulilah semua kegiatan di Unpas termasuk salah satu bentuk aplikasi nyata yang dilahirkan dari para mahasiswa dan mahasiswi yang ada disini. Produktifitas pemuda akan terjadi jika amplitudo kerja dan belajar pemudanya harus terbentuk dengan baik. Apalagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana persaingan dari negara luar sudah cukup besar. Negara lain di Asean sendiri sudah siap untuk bersaing di Indonesia. Jadi adik-adik semua harus siaap,” kata Eddy.(kemenpora.go.id/amr)






