Sidang Permintaan PK Hukuman Terpidana Mati Ditunda

oleh -10 Dilihat
oleh
SIDANG PK terpidana mati. foto potretkepri.com

BATAM,potretkepri.com-Sidang permintaan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh terpidana mati kasus narkoba atas nama Agus Hadi , Pujo Lestari dan rekan-rekannya yang dijadwalkan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam ,pada Selasa (6/1/2015) ditunda.

 

Alasan penundaan itu karena Penasehat Hukum terpidana,Carles Lubis SH dan Rekannya,tidak dapat mengahadirkan terpidana dipersidangan PN Batam dengan berbagai alasan.”untuk biaya sudah siap,namum kami terkendala untuk menghadirkan terpidana kepersidangan,untuk itu kami meminta petunjuk majelis bagaimana kami untuk menghadirkan terpidana”ujar Carles.

 

Ketua Majelis yang memimpin sidang Budiman Sitorus,kepada Penasehat Hukum (PH) terpidana meminta agar menghadirkan terpidana dipersidangan.selain itu,Budiman Sitorus menanyakan kesiapan pemohon PK dalam pengamanan terhadap terpidana,mengingat yang bersangkutan adalah terpidana mati.

 

“yang bertanggungjawab untuk menghadirkan terpidana termasuk dengan pengamanan adalah tanggungjawab pemohon PK bukan urusan Jaksa.ini bukan main-main,karena ini hukuman mati.bagaimana jika nanti terpidana berusaha kabur,melarikan diri,berusaha bunuh diri siapa yang betanggungjawab”ujar Majelis.

 

Majelis terpaksa menunda sidang permintaan PK ini dan memutuskan sidang akan kembali digelar pada Kamis mendatang.”sidang akan dilangsungkan pada Kamis mendatang,meskipun terpidana tidak hadir “ujar Majelis.

 

Rido Setiawan dan Pofrizal jaksa dari Kejari Batam ditunjuk  sebagai  Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada permohonan PK ini  meminta kepada  Ketua Majelis agar persidangan permintaan PK ini dilanjutkan saja  tanpa ditunda jika intinya sama dengan sidang Kamis mendatang.

 

Namun Ketua Majelis memberikan kesempatan kepada Penasehat Hukum (PH) terpidana,Carles Lubis SH dan Rekan untuk menghadirkan terpidana pada persidangan yang akan digelar Kamis mendatang.

 

Terpidana mati kasus narkoba Pujo Lestari dan Agus Hadi ditahan di lapas Barelang Batam,menggunakan haknya untuk  mengajukan permintaan peninjauan kembali (PK) pada tanggal 15 Desember 2014.sedangkan rekannya,Namaona Denis (WN Malawi) ditahan di Nusa kambangan dan Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brazil) ditahan Lapas Tangerang.(as)