Setelah Terhenti Selama 1 Tahun,Pengiriman Barang Seludupan Kambuh Lagi

oleh -19 Dilihat
oleh
potretkepri.com

BATAM,potretkepri.com-Barang dagangan asal luar negeri dengan perkiraan puluhan kontainer gagal diberangkat ke Tanjung Priok Jakarta.rencananya barang tersebut akan diberangkatkan ke Jakarta pada Rabu (21/1) yang lalu dengan menggunakan sarana KM Kelud.

 

“barang sebanyak 7 kontainer,ditambah barang lainnya dengan total perkiraan 10 kontainer  sudah ter isi siap dikirim ke Jakarta,tetapi gagal diberangkatkan “ujar warga Tiban itu tadi pagi di Indorasa Nagoya Batam.

 

Pemicu gagalnya kontainer itu dikirim,lanjut dia,karena terjadi selisih paham antara sesama pengurus barang.

 

“kemarin kan BC sudah memberikan keringanan kepada kita,tetapi timbul masalah baru karena ada pihak tertentu yang bermaksud menguasai memonopoli pengiriman barang ini,akibatnya terjadi saling ganjal”katanya.

 

November 2012 silam dipelabuhan Tanjung Priok,Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyita 17 kontainer berisi berbagai barang ilegal  dari kapal penumpang KM Kelud milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Nilai barang-barang tersebut diperkirakan mencapai Rp500 miliar. Tindak penyitaan itu dilakukan karena barang tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi.

 

Sejak itu,pengiriman barang menggunakan kontainer dengan jumlah besar dari pelabuhan Beton Sekupang Batam  tujuan Tanjungpriok Jakarta menggunakan sarana pengangkut KM Kelud terhenti secara total.

 

Namun aksi pengiriman barang dagangan dengan jumlah besar itu dari Batam menuju Tanjung Priok Jakarta  kini sudah mulai tumbuh kembali.(hen)