Polda Kepri Didesak Menutup Gelper di Fanindo dan Harbourbay

oleh -43 Dilihat
oleh
mesin judi. foto / net . (potretkepri.com)

BATAM,potretkepri.com-Ketua Lembaga Surve Kota Batam,Muhammad Azhar,meminta Polda Kepri untuk merazia dan menutup gelanggang permainan (gelper) di Fanindo Batu Aji,belangkang Morning Backery Harboubay , Top 100 ,Dotamana dan di Tembesi.

 

‘kita menduga gelper ditempat2 ini rentan dengan perjudian.sebab itu kita meminta Polda Kepri merazia dan menutup seluruh tempat ini’ ujar Azhar,kepada media ini ,pada Kamis (18/9/2014).

 

Selain menutup usaha gelper yang berbau judi,Azhar meminta Polda Kepri menahan pemilik dan pengusahanya dan kasusya diserahkan kepengadilan untuk membuktikan bersalah atau tidak.

 

Gelanggang permainan (geper) rata-rata menyediakan mesin jackpot yang biasa digunakan sebagai alat untuk berjudi ketangkasan elektronik.sedangkan mesin permainan untuk hiburan anak-anak hanya tameng belaka atau hanya melengkapi persyaratan saja.

 

‘kita sering mendengar pemain gelper kalah sampai juta`an rupiah bahkan puluhan juta rupiah,itu namanya bukan mainan,tetapi berjudi ‘tegasnya.

 

Jika pengusahanya memiliki perizinan untuk hiburan gelanggang permainan,(gelper) dari Pemerintah Kota Batam,maka patut diduga ada penyalahgunaan pada izin yang telah didapat.

 

Kapolresta Barelang, Kombes Moh. Hendra Suhartiyono,saat dihubungi per telepon maupun sms hingga berita diunggah belum memberikan jawaban.(hen,gb)