Perawatan Meter Air ” Pungli dan Modus Akal-akalan ATB ? “

oleh -9 Dilihat
oleh
Meteran air. foto (potretkepri.com)

BATAM,potretkepri.com-Kehadiran Adhya Tirta Batam (ATB) sebagai operator tunggal pengelola air bersih di Batam dipertanyakan oleh aktivis LSM.kritik dan pertanyaan itu mengacu atas adanya perjanjian antara Otorita Batam dengan tiga perusahaan yang seharusnya pengelola air bersih di Kota Batam.

 

Didalam surat ijin prinsip no.1514/ASKA I / UM-09/VI/94 tertanggal 3 Juni serta melalui surat perjanjian kerjasama nomor.067/UM-PERJ/IX/1994 tentang pengelolaan air bersih di Kota Batam telah bersepakat antara Otorita Batam (Bp Batam-red) dengan konsorsium Biwater International Limited , PT.Bangun Cipta kontraktor dan PT.Sybata Cemerlang sebagai perusahaan pengelola air bersih,bukan dengan PT.Adhya Tirta Batam (ATB).

 

Namun kemudian,ketiga perusahaan itu membentuk perusahaan yang baru yakni PT.ATB untuk mengelola secara tunggal air bersih di Batam.” seharusnya tiga perusahaan itu yang berhak mengelola air bersih di Batam,bukan Adhya Tirta Batam.Gebuki menpertanyakan kehadiran ATB sebagai operator tunggal pengelola air bersih di kota ini ” ujar Ketua LSM Gebuki Thomas AE.

 

Ia menyayangkan sikap perusahaan ATB yang mengatakan tidak pernah menjual meter air kepada pelanggan serta berkata bahwa meter air adalah milik dan aset ATB,padahal didalam konsesi ditegaskan setiap konsumen wajib membeli meter air dari perusahaan konsesi,kemudian pada saat penyambungan dikutip ¬†biaya Rp.375.800 dan sebesar Rp.150.000;dibuat untuk uang jaminan pelanggan.” itu artinya meter air telah dibeli oleh pelanggan.tetapi konsumen masih dibebani biaya perawatan meter Rp.10.000; per bulan per pelanggan,itu artinya pungli dan modus akan-akalan ATB”katanya.

 

Selain itu ia menegaskan sebagaimana permendagri nomor.23 tahun 2006 tentang pedoman teknis dan tata cara pengaturan tarif air minum pada perusahaan daerah (PDAM) serta ketentuan umum didalam permendagri itu ditegaskan bahwa pengelola air minum adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dibidang pelayanan air minum,sementara PT. Adhya Tirta Batam (ATB) tidak lain adalah perusahaan swasta bukan milik BUMD.(amran)