Pengaspalan Jalan Desa Kampung Suka Maju Pangke, Diduga Tidak Sesuai Bestek

Karimun. potretkepri.com – Proyek peningkatan Jalan Kampung Suka Maju dan Suka Mulya Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, dipertanyakan.
 
Dimana dari hasil investigasi yang dilakukan, bahwa ketebalan aspal hanya ada sekitar dua 2 centimeter. Sehingga mucul dugaan proyek pengaspalan yang dikerjakan oleh CV Balqis Maharani, sebesar Rp 2.221.847.737.dikerjakan tidak sesuai bestek.
 
Proyek pengaspalan jalan  bersumber dana APBD Kabupaten Karimun Tahun anggaran 2020  ini pun turut menjadi perhatian Tokoh pemuda Meral, Raja Fahlewi.
 
Menurutnya, ketebalan aspal jalan harusnya lebih dari dua centi meter sebagaimana jalan-jalan lainnya. Namun jika melihat hasil pengabadian yang dilakukan media ini berupa foto jalan bagian kiri dan kanan, ketebalan aspal hanya berkisar ,2 centi meter saja.
 
Sehingga dia berpendapat,bahwa  proyek tersebut bukannya peningkatan jalan melainkan terkesan hanya memperbagus jalan saja. 
 
” Jika masih seperti ini memunculkan dugaan,bahwa pengerjaannya  tidak sesuai ketentuan akan kita laporkan agar segera diproses” ujarnya Senin ( 20/07).
 
Raja Fahlewi mensinyalir, agar tidak tersorot masyarakat ketebalan dan tipisnya aspal tersebut ,pihak kontraktor bergegas melakukan pengecoran dibagian  samping kiri dan kanan jalan dengan maksud  ketebalan aspal agar tertutupi.
 
Untuk mendapatkan informasi terkait pengerjaan proyek pengaspalan tersebut, media ini mendatangi kantor  Dinas PUPR Karimun , namun sayang, Kepala Dinas PUPR Karimun, Muhamad Zulfan ST.MM tidak berada ditempat.
 
Kemudian , media ini meminta tanggapan melalui pesan whatssap,namun tidak ada balasan sama sekali. Sementara pihak kontraktor belum berhasil diminta tanggapan hingga  berita ini naik .  ( Dian b.s )
Karimun. potretkepri.com – Proyek peningkatan Jalan Kampung Suka Maju dan Suka Mulya Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, dipertanyakan.
 
Dimana dari hasil investigasi yang dilakukan, bahwa ketebalan aspal hanya ada sekitar dua 2 centimeter. Sehingga mucul dugaan proyek pengaspalan yang dikerjakan oleh CV Balqis Maharani, sebesar Rp 2.221.847.737.dikerjakan tidak sesuai bestek.
 
Proyek pengaspalan jalan  bersumber dana APBD Kabupaten Karimun Tahun anggaran 2020  ini pun turut menjadi perhatian Tokoh pemuda Meral, Raja Fahlewi.
 
Menurutnya, ketebalan aspal jalan harusnya lebih dari dua centi meter sebagaimana jalan-jalan lainnya. Namun jika melihat hasil pengabadian yang dilakukan media ini berupa foto jalan bagian kiri dan kanan, ketebalan aspal hanya berkisar ,2 centi meter saja.
 
Sehingga dia berpendapat,bahwa  proyek tersebut bukannya peningkatan jalan melainkan terkesan hanya memperbagus jalan saja. 
 
” Jika masih seperti ini memunculkan dugaan,bahwa pengerjaannya  tidak sesuai ketentuan akan kita laporkan agar segera diproses” ujarnya Senin ( 20/07).
 
Raja Fahlewi mensinyalir, agar tidak tersorot masyarakat ketebalan dan tipisnya aspal tersebut ,pihak kontraktor bergegas melakukan pengecoran dibagian  samping kiri dan kanan jalan dengan maksud  ketebalan aspal agar tertutupi.
 
Untuk mendapatkan informasi terkait pengerjaan proyek pengaspalan tersebut, media ini mendatangi kantor  Dinas PUPR Karimun , namun sayang, Kepala Dinas PUPR Karimun, Muhamad Zulfan ST.MM tidak berada ditempat.
 
Kemudian , media ini meminta tanggapan melalui pesan whatssap,namun tidak ada balasan sama sekali. Sementara pihak kontraktor belum berhasil diminta tanggapan hingga  berita ini naik .  ( Dian b.s )
  •