Oknum Satpol PP dan Pegawai Kesehatan Ancam Menggusur

oleh -14 Dilihat
oleh

BATAM,potretkepri.com-Warga Kampung Batak, Tiban Kampung,Kelurahan Tiban Lama mendapat ancaman dari oknum anggota Sat Pol PP bersama dengan pegawai kesehatan  yang bertugas di sekitar kampung tersebut,Kamis (23/4/15) siang.

 

Petugas yang digaji negara itu mendatangi warga setempat secara langsung dan berkata akan menggusur rumah yang mereka huni meski tanpa peringatan apa`pun  yang dikeluarkan pemerintah kota , BP-Batam atau`pun himbauan dari pemilik tanah.

 

” ada petugas kesehatan yang bertugas dibelakang itu bersama dengan oknum sat pol pp datang kesini berkata akan membongkar rumah yang kami huni ini,tetapi  mereka langsung pergi ” ujar Alam warga yang telah puluhan tahun bermukim ditempat tersebut.

 

Alam mengatakan.sekitar dua minggu lalu,pihak kesehatan memberikan selebaran kertas kepada mereka bahwa didepan gedung kesehatan itu tepatnya dibelakang  rumah yang mereka diami akan didirikan bangunan pagar,bukan himbauan penggusuran.Alam menambahkan,puluhan tahun sebelum bangunan kesehatan itu  dibangun,mereka telah tinggal ditempat tersebut.

 

” sebelum gedung itu dibangun,kami sudah duluan tinggal puluhan tahun disini.selain itu,dua minggu yang lalu pihak kesehatan memberikan kami selebaran yang  isinya akan ada pembangunan pagar,bukan penggusuran rumah yang kami tinggalin ini ” ucapnya.

 

Kepada media ini,oknum petugas kesehatan ditempat itu mengatakan,pihaknya tidak ada akan melakukan penggusuran serta membantah tidak turut serta saat  mendatangi warga,melainkan petugas dari satuan polisi pamong praja.

 

” kami tidak ada ikut kesana,dan tidak ada bilang akan menggusur.yang datang itu kesana adalah petugas sat pol pp ” ujar orang yang mengaku petugas kesehatan  ditempat itu.

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam, Hendri saat dihungi menegaskan bahwa tidak ada penggusuran ditempat dimaksud,jika ada anggota sat  pol pp yang bertindak tanpa perintah maka akan dipinggil.

 

” tidak ada namanya penggusuran disana,yang ada hanya didepan Dotamana karena untuk kepentingan pemerintah,itu pun sudah dikirim surat teguran selama dua  kali ” tegasnya.(as)