Korban Investasi Bodong Tertawakan Kuasa Hukum Terdakwa

oleh -16 Dilihat
oleh
Puluhan orang korban PT. ' Brant Securitas ' saat menanyakan kasus tersebut di kantor Kejari Batam. poto /dok (potretkepri.com)
Puluhan orang korban PT. ' Brant Securitas '  saat menanyakan kasus tersebut di kantor Kejari Batam. poto /dok (potretkepri.com)
Puluhan orang korban PT. ‘ Brant Securitas ‘ saat menanyakan kasus tersebut di kantor Kejari Batam. poto /dok (potretkepri.com)

BATAM,potretkepri.com-Puluhan orang korban investasi bodong PT.Brant Securitas hadir di Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk mengikuti  persidangan.Kendatipun mereka korban investasi bodong tersebut ,namun mereka berulangkali menertawakan Kuasa Hukum terdakwa,Hermanto Barus SH,saat sidang sedang berlanjut.

 

Kali ini PN Batam menghadirkan tiga orang saksi yang juga merupakan korban dari  investasi bodong berkedok properti dan saham itu.Diantaranya,Randy , Hendra dan Kwik Ahi.

 

Saksi Hendra mengatakan,awalnya ia bertemu dengan pegawai PT. Brant Securitas bernama  Eli  dan menawarkannya untuk ber`investasi di perusahaan itu dengan keuntungan sebesar 14 persen. Iming-iming untung besar itu berhasil membuatnya tertarik dengan tawaran itu,Ia pun bersedia menginveskan uangnya sebesar Rp.25.000 Dollar Singapore , yang ia kirim melalui Bank.

 

“ memang saya tidak kenal siapa pemilik PT.Brant Securitas itu,namun saya ditawari untuk inves disana keuntungan 14 persen “  ujarnya  menjawab pertanyaan Penuntut Umum,Pofrijal SH,didalam persidangan PN Batam,Rabu (19/8).

 

Pengakuan serupa juga diutarakan saski Kwik Ahi.Ia salah satu korban penipuan investasi bodong berkedok properti dan saham tersebut. Awalnya ia bertemu dengan seseorang bernama Yandi dan kemudian mengajaknya untuk menanam saham di PT.Brant Securitas dengan keuntungan 11,5 persen dari modal yang di investasikan.

 

“ awalnya saya bertemu dengan Yandi di Nagoya Hill,dan kemudian menawarkan saya untuk ber investasi di PT.Brant Securitas dan seminggu kemudian saya inves sebesar Rp.500  juta rupiah.Uang itu saya kirimkan lewat  bank BCA k rekening PT.Brant Securitas “ ujarnya.

Terdakwa Yandi Suratna Gondoprawiro tidak hanya menipu korban-korbannya dengan menjanjikan mengembalikan sebesar 14 persen dari jumlah modal yang di tanamkan.Namun ternyata ia memberikan cek kosong kepada saksi Kwik Ahi.” Terdakwa memberikan saya berapa biji cek,tetapi diantaranya ada yang cek kosong tidak berisi “ ujar Ahi menjawab Ketua Majelis.

 

Sidang pemeriksaaan saksi ini dipimpin Ketua Majelis Syahrial A Harahap ber`anggotakan Alfian dan Neni Yuliani.Dengan Penuntut Umum dari Kejari Batam,Pofrijal dan Ridho Setiawan.

 

Terdakwa  Yandi Suratna Gondoprawiro didampingi Kuasa Hukum-nya Hermanto Barus hadir dalam persidangan. Ia dijerat dengan pasal 378 – 372 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.(as)