Kasus RTLH Batam Masuk ke KPK

oleh -17 Dilihat
oleh
rtlh.foto / ist. potretkepri.com

BATAM,potretkepri.com-Kasus dugaan korupsi  rehablitasi Rumah Tidak Layak Huni [RTLH] Kota Batam,tahun anggaran 2013 masuk ke Komisi Pemberantas Korupsi [KPK].

LSM NCW melaporkan kasus tersebut ke KPK  pada minggu lalu,dan laporan NCW tersebut diterima oleh Iman di kantor Komisi Pemberantas Korupsi  [KPK] di Jakarta.

“minggu lalu kita melaporkan kasus itu kepada Komisi Pemberantas Korupsi [kpk] di Jakarta,dan diterima petugas KPK bernama Imam ” ujar Mulkan,pada Rabu [2/4] siang.

Ia mengatakan,dugaan korupsi yang terjadi pada kasus RTLH Kota Batam , tahun anggaran 2013 adalah terdiri dari banyaknya indikasi pemotongan biaya.

Menurut Mulkan,Kemenpera memberikan sebesar Rp 20 juta untuk per unit,dengan jumlah 650 unit untuk wilayah Belakang Padang,Selat Nenek,Pulau Sambu,Pulau Terong.Namun,diduga dikorupsi dengan cara mengganti bahan dan material bangunan yang nilai harganya sangat jauh beda dan lebih rendah dari yang dianggarkan.

Sebelum kasus tersebut mereka laporkan ke KPK.NCW telah melaporkannya kepada Kejaksaan Negeri Batam,namun menurut dia,pihaknya tidak melihat adanya itikad kejaksaan untuk menindaklanjuti kasus itu.[red]