Jika Rumah Tanpa SLO Kebakaran , PLN Yang Bertanggung Jawab

oleh -20 Dilihat
oleh
Kantor bright PLN Batam.foto/potretkepri.com (as)

Batam,potretkepri.com-Sertifikat Laik Operasi (SLO) adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi dan dimiliki dalam hal pengoperasian instalasi listrik tak terkecuali di Kota Batam,sehingga jangan sepelekan SLO atau jangan anggap remeh,dengan tidak memiliki SLO adalah sebuah pelanggaran administrasi serta ancaman denda juga mengintai.

Dikutip dari situs mkri.id,ternyata sertifikat SLO dalam instalasi listrik merupakan syarat yang harus dipenuhi,namun apabila PLN tetap memberikan aliran listrik terhadap instalasi listrik rumah tangga yang tidak memiliki SLO merupakan kesalahan pihak PLN,bukanlah kesalahan masyarakat.

Hal ini diutarakan Hakim MK saat membacakan putusan atas adanya permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan (UU Ketenagalistrikan), khususnya Pasal 54 ayat (1).

Hakim MK Patrialias Akbar mengatakan ,apabila PLN tetap mengalirkan listrik untuk instalasi listrik rumah tangga dan terjadi kebakaran akibat ketiadaan SLO maka PLN-lah yang bertanggung jawab atas dampak kerugian yang timbul dan tidaklah tepat apabila sanksi denda dan sanksi pidana penjara dibebankan kepada masyarakat.

“Menurut Mahkamah Konstitusi, tidak tepat apabila ketiadaan SLO dalam instalasi listrik dikenakan sanksi pidana penjara. Pelanggaran administrasi karena tidak adanya SLO dalam instalasi listrik bukanlah tindakan kejahatan pembunuhan, pelanggaran HAM, atau pencurian yang menghilangkan hak orang lain. Oleh karena itu, sanksi pidana penjara yang dijatuhkan kepada masyarakat sebagaimana ditentukan dalam Pasal 54 ayat (1) UU Listrik bertentangan dengan Pasal 28G ayat (1) UUD 1945,”jelas Hakim Konstitusi Patrialis Akbar saat membacakan Pertimbangan Hukum tersebut,pada September 2015 .

Untuk mendapatkan informasi kongkrit tentang aturan sertifikat SLO ini,pada Jumat (17/3/2023) potretkepri.com kekantor bright PLN Batam untuk meminta tanggapan dari Vice President Public Relations bright PLN Batam,Bukti Panggabean,namun yang bersangkutan tidak berada dikantornya.

“dari tadi belum ada kelihatan masuk,dan ini saya sudah telepon minta info dari pegawai samping ruangannya,tapi katanya ruangan pak bukti lagi kosong ” demikian Sekurity menyampaikan kepada media ini.

Kemudian,media ini mengirimkan pesan WhatsApp , meminta tanggapan terkait sertifikat SLO mengingat di Kota Batam berdiri rumah yang dibangun oleh pihak develover maupun dibangun perorangan,bangunan gedung mewah dan hotel yang jumlahnya tak terhitung dengan jari tangan,apakah instalasi listriknya memiliki SLO dan kabel listrik yang digunakan berlogo SNI.namun humas bright PNL Batam ini tidak ada tanggapan hingga berita ini naik.(as)