Jacobus SH:Hasil Forensik Mabes Polri Tidak ada Muatan Perjudian

oleh -23 Dilihat
oleh
Jacobus Silaban SH.foto potretkepri.com {as}
Jacobus Silaban SH.foto potretkepri.com {as}
Jacobus Silaban SH.foto potretkepri.com {as}

BATAM,potretkepri.com-Penasehat hukum {PH} kedua tersangka Jacobus Silaban SH mengatakan,berdasarkan hasil temuan forensik Mabes Polri dari PC dengan user Ahock dan user Abun yang diperlihatkan kepadanya pada {18/11} di Mapolda Kepri menunjukkan bahwa tidak ada percakapan yang memiliki muatan perjudian.

 

Temuan forensik Mabes Polri itu tidak berbeda dengan pengakuan kedua tersangka Herman alias Ahok , Ket Bun alias Abun .yang mana didalam Berita Acara Pemeriksaan {BAP}di Polda Kepri keduanya mengatakan tidak mengetahui jika digedung tempat mereka bekerja ada permainan yang diduga bermuatan  perjudian bola online 

 

Demikian ia tegaskan dalam temu pers yang ia gelar di Kantornya di Nagoya Batam,pada Selasa {19/11} sore.

 

Karena itu ia menyayangkan kedua kliennya Herman alias Ahok , Ket Bun alias Abun yang begitu diperiksa dan langsung dijadikan sebagai tersangka.mestinya untuk menetapkan status seseorang sebagai tersangka terlebih dahulu harus ada minimal dua alat bukti yang sah.

 

“apalagi yang dipersangsangkan adalah Undang-Undang IT ” kata dia.

 

Terkait rekening BCA milik Herman alias Ahok dan Ket Bun alias Abun yang disita pihak polda ,lanjut dia, hanya dipergunakan untuk mentransfer gaji bulanan keduanya.

 

“Rekening BCA itu kan hanya untuk membayar gaji mereka saja,tidak  berkaitan dengan traksaksi perjudian”katanya.

 

Ditegaskan`nya,bahwa pekerja digedung yang digrebek Polda Kepri tersebut bukan hanya Herman dan Ket Bun semata ,namun terdiri dari sembilan orang.

 

Empat diantaranya telah dimintai keterangan dan di BAP oleh Polda Kepri dengan status sebagai saksi,yakni Aling {tukang cuci}.,Krishartanto {office Boy}.Sulaiman {Security} Supriatno {tukang bayar tagihan listrik,air dan telepon}.sedangkan tiga pekerja lainnya telah dimintai keterangan secara lisan.

 

” dari ketujuh orang tersebut yang telah dimintai keterangan, tak seorang`pun yang mengatakan bahwa klien kami mengatahui permainan yang diduga bermuatan perjudian itu”ujarnya.

 

Karena itu Jacobus SH menyayangkan status kedua kliennya yang langsung dijadikan sebagai tersangka.dengan alasan bahwa pekerja ditempat tersebut terdiri dari sembilan orang yang masing-masing menerima gaji dalam setiap bulannya.

 

“kenapa hanya mereka berdua saja yang dijadikan sebagai tersangka,mestinya sama dengan yang lainnya bertatus sebagai saksi.

 

Sebelumnya pada tanggal {12/11} kedua istri tersangka {Kim Hoeng dan Bong Cuk Jin} didampingi penasehat hukumnya Jacobus Silaban SH mengajukan penangguhan penahanan di Mapolda Kepri.

 

Dengan alasan bahwa satu diantara kedua tersangka {Ahok} telah ber usia lanjut {60} dan sering mengalami sakit-sakitan.Selain itu,kedua tersangka merupakan tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah.{amr}