Hambali dan Iqram Terancam Hukuman Berat

oleh -13 Dilihat
oleh
terdakwa kepemilikan narkoba jenis sabu,menjalani sidang pemeriksaan saksi sekaligus sebagai terdakwa di PN Batam,pada Rabu (2/9) foto (potretkepri.com)
terdakwa kepemilikan narkoba jenis sabu,menjalani sidang pemeriksaan saksi sekaligus sebagai terdakwa di PN Batam,pada Rabu (2/9) foto (potretkepri.com)
terdakwa kepemilikan narkoba jenis sabu,menjalani sidang pemeriksaan saksi sekaligus sebagai terdakwa di PN Batam,pada Rabu (2/9) foto (potretkepri.com)

BATAM,potretkepri.com-Pengedar narkoba jenis sabu, yakni Hambali dan Iqram,menjalani sidang di PN Batam, pada Rabu (2/9).

 

Dalam keterangannya, Hambali dan Iqram membeli sabu seberat 95,5 gram itu dari seseorang bernama Zul,warga negara Malaysia,pembelian mereka lakukan setelah mereka mendapat order dari calon pembeli bernama Benny.

 

” Ada yang mesan mau beli, seharga Rp.60 juta, namanya Benny dan barang itu kami pesan dari  Zul warga Malaysia “ ucapnya menjawab Majelis.

 

Selanjutnya, barang narkoba jenis sabu itu di bawa oleh Zul dari Malaysia dan diterima terdakwa Iqbal dan Hambali .

 

Kemudian,kedua terdakwa membawa barang haram  tersebut ke Sky View Hotel ,setibanya disana sabu tersebut di letakkan diatas meja dalam kamar 201, tepatnya pada tanggal (17/2 ). ”  Kamu tau narkoba dilarang di Indonesia ? Ancamannya tinggi ini  “  ujar Majelis.

 

Hambali mengaku mendapat upah dari penjualan narkoba itu sebesar 5 juta rupiah yang ia peroleh dari Zu,setelah itu Zul kembali lagi ke negeranya di Malaysia. ”  Saya dikasi upah sebesar Rp.5 juta rupiah  “  ujar Hambali.

 

Sidang kali ini beragendakan pemeriksaan saksi sekaligus terdakwa dipimpin Vera Yetti bersama dengan hakim anggota Syahrial A Harahaf. Sedangkan Penuntut umum terdiri dari Immanuel Bani dan Jhoni.

 

Persidangan ini selanjutnya akan kembali digelar pekan mendatang dengan agenda sidang tuntutan.(as)