Gubernur Ajak Saling Mengisi

oleh -12 Dilihat
oleh

NATUNA,potretkepri.com-Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H.Muhammad Sani mengajak masyarakat Kepri untuk mengimplementasikan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengimplementasi ajaran Al Qur’an, diharapkan menjadi benteng kehidupan dari hal-hal negatif yang terus menerpa.Demikian disampaikan Gubernur H.Muhammad Sani pada pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) VI Kepri, di halaman Masjid Agung Natuna, beberapa waktu lalu.

 

Pembukaan STQ VI itu ditandai pemukulan beduk oleh Gubernur bersama kepala daerah kabupaten kota se-Kepri. Di antaranya Bupati Natuna Ilyas Sabli, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Bupati Anambas T Mukhtaruddin, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Bupati Karimun Anur Rafiq, Sekda Batam Agus Sahiman dan Asisten dari Kabupaten Lingga.Pada pelaksanaan pembukaan itu turut hadir Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan sejumlah anggota DPRD Kepri Sofyan Syamsir, Iskandarsyah dan Tawarich. Hadir juga anggota FKPD Provinsi Kepri, Ketua DPRD Natuna dan anggota, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri Ny Hj Aisyah Sani serta ribuan masyarakat Natuna dan Kepri.

 

STQ VI ini akan berlangsung hingga 16 Mei mendatang menjadi seleksi untuk kafilah Kepri yang akan ikut dalam MTQ Nasional ke-26 yang akan diselenggarakan di Jakarta. Gubernur berharap, pelaksanaan baik STQ maupun MTQ setiap tahun memberi arti bagi masyarakat Kepri serta peningkatan keimanan.Gubernur juga menyampaikan tiga hal implementasi Al Quran dan Sunah Rasul sehingga meningkatkan habluminannas. “Pertama, usahakan kita jangan mengecilkan orang lain,” kata Sani. Sebab, menurut Sani, tidak ada manusia yang sempurna karena selalu ada kelebihan dan kekurangan.

 

Mari menjadikan besar seseorang, karena pada saatnya seseorang akan membesarkan kita. “Kalau kita kecil kan orang, barangkali ada saatnya kita akan dikecilkan,” kata mantan Bupati Karimun ini. Yang kedua, kata Sani, berbicaralah sopan dengan tidak menyakiti lawan bicara, beretika dan bermoral dan Yang ketiga, lanjutnya, untuk tidak sombong, Karena agama mengajarkan rendah hati, bukan tinggi hati.

 

“Kita perlu saling mengisi, bukan saling menyalahkan. Akan indah kalau semua itu terwujud dalam kehidupan,”ucapnya.Mantan walikota Tanjungpinang ini.Tidak sampai disitu,Sani juga berharap ada buah kemanfaatan dari pelaksanaan STQ tersebut.Yaitu ada tida yang layak dipedomani dalam menjalankan hidup dan kehidupan. “Jadilah selalu bermanfaat untuk orang lain,Selalu menyenangkan orang lain dan tak boleh menjadi ancaman bagi orang lain,” kata Sani.

 

Ia juga berharap pelaksanaan STQ setiap tahun akan mempunyai implikasi yang baik terhadap masyarakat kepri, yang ingin maju terus menerus untuk kini dan mendatang.(as/hms)