Batam,potretkepri.com-Direktorat Jenderal Bea Cukai,Djaka Budi Utama diharap memimpin penangkapan pemberedelan rokok ilegal Manchester dan beragam merk lain yang peredarannya menjamur di Kota Batam,diantaranya Nise,Manchester,MAXXIS,Rave,PSG,Camclar,VIVO,Ray. Informasi yang dihimpun media ini,bahwa orang kepercayaan pengelola rokok ilegal ini menggunakan cara jitu menggandeng seseorang disebut-sebut oknum wartawan bertujuan untuk menenangkan media tertentu agar tidak menyoroti berkaitan rokok ilegal yang merugikan negara tersebut.
“ informasi terhimpun ada oknum wartawan yang terlibat langsung dalam aksi penyeludupan rokok ilegal ini dan juga berperan menenangkan media tertentu supaya tak menyoroti rokok ilegal tersebut. Kabarnya oknum wartawan ini ikut bermain atau terlibat secara langsung menyeludupkan beragam merk rokok tersebut,sperti Manchester,MAXXIS,Rave,PSG,Camclar,VIVO,Ray,Nise “ demikian diutarakan sumber media ini sapaanya kerap dipanggil Uban.
Orangtua ini terhitung beberapa kali berkomentar menyoroti peredaran rokok ilegal yang menurutnya sangat merugikan negara dari sektor cukai,sehingga tidak alasan untuk memberi ruang terhadap akrivitas ilegal tersebut.
Ia menambahkan,penyeludupan rokok ilegal dari Batam Provinsi Kepri ke berbagai Kota Provinsi lain di Indonesia jelas terbukti dan tidak dapat dibantah.dan sebagai bukti nyata lemahnya aparat hukum dalam memerangi penyeludupan tersebut .
“ bukti terbaru Dirjen BC berhasil menggerebek gudang rokok ilegal di daerah Pekanbaru dengan kerugian negara berkisar Rp213,76 miliar,dengan nilai barang Rp399,2 miliar.dan rokok ilegal ini juga membanjiri kota Batam yang tentu pentas untuk diberangus”ujar Uban di Lakopi Tiban,Sekupang Kota Batam,pada Rabu (28/01/2026).
Kerugian negara tersebut,lanjut dia,masih dari penangkapan rokok ilegal di Pekanbaru Riau saja.dan jika razia rokok ilegal dilakukan secara global disetiap daerah di Indonesia yang rawan penyebaran rokok ilegal,maka tidak tahu lagi berapa besar kerugian yang diderita negara dari penerimaa sektor cukai.
“ itu salah satu alasannya kita bersuara tegas meminta pak Dirjen BC menghabisi peredaran rokok ilegal dan harapan masyarakat agar pabrik rokok ilegal yang ada di Indonesia segera ditutup “ katanya.(andreas)






