Biaya Penyambungan Listrik Rp 10 Juta,Nyala Hanya 3 Bulan

oleh -21 Dilihat
oleh

BATAM,potretkepri.com-Warga Pulau Pemping dan Pulau Mongkol dipungut biaya sambungan listrik dengan jumlah bervariasi ,yaitu untuk biaya sambungan 4 ampere sebesar Rp 2.500.000;untuk biaya 6 ampere sebesar 8 Rp 6.000.000; dan untuk biaya sambungan 8 ampere sebesar Rp10.000.000.

Selanjutnya,setelah kontraktor memasang jaringan listrik ketempat tinggal mereka [Pulau Pemping dan Mongkol-red] lampu listrik di Pulau ini sempat nyala selama 3 bulan,namun setelah jalan 4 bulan,listrik ini padam sampai saat ini tak kunjung nyala.

“kami sudah bayar biaya sambungan dengan jumlah bervariasi.dari sebesar Rp 2500.000; hingga sebesar Rp10 juta,memang pada akhir tahun 2013 yang lalu,listrik nyala selama 3 bulan,setelah itu padam sampai sekarang tanpa alasan yang jelas”ujar Asri didepan kantor Pemko Batam,pada [18/6].

Celakanya,mereka mengaku lupa nama kontraktor yang memasang jaringan listrik ke Pulau Pemping dan Mongkol,mereka hanya mengingat perusahaan kontraktor yang memasang jaringan listrik ketempat mereka berasal dari Tanjungpinang.

“kami nama perusahaannya,tapi kontraktornya dari Tanjungpinang”katanya.

Ia mengatakan,selama 12 tahun Pulau Pemping dan Mongkol gelap gulita tanpa tersentuh listrik PLN.meski pada awalnya PT PGN berjanji jika Perusahaan PGN teraliri listrik,maka akan disalurkan kepada warga setempat,ternyata janji itu hanyalah bualan belaka dan tidak pernah ditepati.

“udah berungkali kami tanyakan,namun tidak ada tanggapan dari perusahaan PGN”ujarnya.

Selain menuntut agar kampung mereka diliri listrik PLN,warga Pulau Mongkol dan Pemping mempertanyakan dana CSR sebesar Rp15 miliar yang diperuntukkan bagi warga setempat.[ran]