Baju Batik Dibandrol Rp.100 Ribu,Orangtua Siswa Keberatan

oleh -43 Dilihat
oleh

BATAM,potretkepri.com-Orangtua siswa SMPN 21 Sei Lekop, Kecamatan Sagulung Kota Batam, merasa terbebani dengan harga dinas  baju batik yang dibandrol oleh pihak sekolah sebesar Rp.100 ribu rupiah.

 

Menurut sejumlah orangtua murid yang meminta identitas mereka dirahasiakan. kepada  potretkepri.com  berkata,harga baju batik sebesar Rp.100 ribu rupiah yang ditentukan pihak sekolah terlalu mahal harganya,dengan alasan terlalu jauh selisih dari harga dipasaran.

 

“baju batik seperti itu harga pasarnya hanya sekitar Rp.20 ribu saja.seratus ribu itu sudah kemahalan”ujar mereka,pada Senin {11/11/2013} sekitar pukul 12 WIB.

 

Kepala sekolah SMPN 21 Sei Lekop Sagulung Kota Batam,Guswandinata mengatakan.baju batik itu tidak ada kewajiban untuk dibeli, hanya bagi siswa yang bersedia saja.

 

“kita tidak memaksa orangtua siswa untuk membelinya”ujar dia.

 

Mengenai harga baju tersebut.menurut Guswandinata telah sesuai dengan harga yang ditentukan dari Dinas Pendidikan Kota Batam yakni sebesar Rp.90 ribu rupiah.

 

“kami hanya ambil ongkos aja Rp.10.ribu rupiah,sebab dari Dinas ,harganya telah ditentukan sebesar Rp.90 ribu rupiah”katanya

 

Ia menegaskan,untuk pembayaran baju batik seharga Rp.100 ribu itu,pihak sekolah memberikan keringanan dengan cara pembayaran cicil sebanyak empat kali bayar.

 

“pembayarannya bisa cicil selama empat kali”ujar dia.{amr}